BANJARBARU, banuapost.co.id–
Pemprov melalui Biro Kesra, menggelar Rapat Koordinasi Ketenagakerjaan kabupaten/kota
se-Kalsel di Ruang H Maksid, Setdaprov, Rabu (17/7).
Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ir
Fathurrahman, mewakili Gubernur Kalsel, membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutan tertulisnya, gubernur mengatakan,
permasalahan ketenagakerjaan secara umum disebabkan oleh adanya kesenjangan
antara jumlah tenaga kerja dengan ketersediaan lapangan kerja.
“Permasalahan itu muncul, ketika berbagai sektor
pekerjaan yang tersedia, baik di bidang agraris, industri, perdagangan dan jasa,
jumlahnya terbatas. Sehingga tidak mampu menampung besarnya jumlah angkatan
kerja yang ada,” katanya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kompetensi tenaga
kerja dan kualifikasi pendidikan, untuk meningkatkan produktivitas tenaga
kerja, yang menjadi faktor utama untuk meningkatkan daya saing daerah.
Karena itu, menurut gubernur, perlu pendekatan dan
kebijakan terukur yang diambil pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi,
maupun kabupaten/kota, untuk memperluas akses dan kualitas pendidikan,
meningkatkan kompetensi dan sertifikasi profesi bagi tenaga kerja di Kalsel.
Rakor yang diikuti 50 pejabat membidangi ketenagakerjaan
se Kalsel, diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah sebagai
salah satu pemangku kepentingan sektor ketenagakerjaan, untuk menganalisa lebih
jauh lagi, bagaimana kondisi terkini, serta tantangan yang dihadapi, khususnya
yang terjadi di tiap-tiap kabupaten/kota. (rny/foto: hum)
