BANJARMASIN, banuspost.net– Bidang Humas Polda Kalsel, meminta media mengelorakan kegiatan keagamam Haul ke-15 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani.
Peringatan hari wafatnya ulama
kharismatik Pulau Kalimantan yang lebih akrab dipanggil Abah Guru Sekumpul, 5 –
6 Rajab 1441 H, atau Sabtu (29/2) dan Minggu (1/3) mendatang, agar lebih
mendunia.
“Sebagaimana peringatan Haul
ke-14 tahun lalu, umat yang datang tak hanya dari seluruh Indonesia, tapi juga
hingga negara-negara Asia, seperti Malaysia, Singapura, Brunai dan Thaliand,”
jelas Kabid Telematetika Humas Polda Kalsel, AKBP Amin Rofi.
Imbauan dikemukakan perwira Polri
dua melati di pundak ini, dalam acara: Silaturahmi Bidang Humas Polda Kalsel
dengan Wartawan Media Cetak, Elektronik dan Online di Depo Soto Lamongan, Jl P Antasari,
Rabu (12/2).
Dengan menduniakannya haul tokoh umat tersebut, lanjut AKBP Amin, selain secara langsung dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kalsel dengan banyaknya umat yang datang, juga sebagai bagian amal zariah.
Menurut AKBP Amin yang dalam kegiatan itu didampingi Kasubid Penmas, AKBP Suparwito, dan Kasubid PID Drs Hamsan, peran pers dalam kehidupan memiliki andil besar sebagai garda terdepan dalam menyebaran infomasi. Karena tanpa pers, informasi se kecil apa pun tidak akan pernah diketahui khalayak.
“Oleh sebab itu, karena
kegiatan keagamaan ini ada di Provinsi Kalsel, sudah selayaknyalah informasinya
digelorakan hingga ke penjuru dunia. Itulah peran pers sebenarnya dengan segala
kemajuan tenkologi seperti sekarang ini,” imbuh AKBP Amin.
Namun demikian, sambung AKBP
Amin kembali mengingatkan, peran pers juga dapat dengan efektif memerangi hoax
atau berita bohong, yang dalam tahun-tahun ini begitu masif penyebarannya.
“Sebab hoax berandil besar memecah
persatuan bangsa dan negara. Disinilah peran pers mengingatkan masyarakat untuk
berhat-hati menggunakan jari jemarinya dalam bermain dawai,” pungkasnya. (yb/foto: ist)
