MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Bupati Barito Utara, H Nadalsyah,meminta dukungan ke DPRD setempat untuk pengembangan Bandara HM Sidik.
Hal tersebut disampaikan bupati ke anggota dewan yang
ikut dalam pengecekan ke bandara baru tersebut, Selasa (25/2).
Menurut Koyem, sapaan akrabnya, pemerintah merencanakan
untuk melebarkan jalan dari politeknik menuju bandara. Sehingga jalan menuju
bandara menjadi representatif.
“Karena itu, kami minta dukungan ketua, wakil ketua
dan anggota DPRD, agar nantinya dapat menyetujui rencana pemerintah untuk
melebarkan 5 meter kiri dan kanan jaan,” jelasnya.
Selain itu, bupati juga meminta dukungan dari semua pihak
agar nantinya setelah Bandara HM Sidik beroperasi, agar selalu full
penumpangnya.
“Jangan sampai nantinya begitu bandara beroperasi,
penumpangnya tidak ada. Sehingga perkembangan bandara akan menjadi sangat
lambat,” katanya.
Selain itu program lainnya, menurut bupati, pemerintah
daerah berencana membawa para pedagang dari desa-desa di Barito Utara untuk
berbelanja di Jakarta.
“Seperti Mangga Dua dan Tanah Abang. Sehingga para
pedagang mendapat barang yang murah dan akan berdampak juga pada penjualannya
nantinya,” jelasnya.
Bahkan pemerintah, lanjut Koyem, akan memberikan subsidi
kepada para pedagang. “Satu-dua kali diberikan semacam tour ke Jakarta,
bila para pedagang merasa pendapatannya menguntungkan, maka mereka akan pergi
berbelanja dengan sendirinya,” ujarnya.
Meski demikian, sambung Koyem, nantinya akan dibahas
bersama instansi terkait bagaimana mekanismenya. “Tentunya, kami akan
sangat mengharapkan dukungan dari ketua, wakil ketua dan anggota DPRD Barito
Utara,” tandasnya.
Sementara Kadishub Barut, H Feri Kusmiadi, mengatakan, dukungan
rencana pelebaran jalan menuju bandara mendapat apresiasi pemerintah pusat.
“Melihat kesungguhan Pemkab Barito Utara, pemerintah
pusat telah mengalokasikan anggaran pembangunan bandara untuk 2020, sebesar Rp 60
miliar,” jelasnya. (arh/foto: ist)