TEHERAN, banuapost.co.id– Penasihat Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Sheikholeslam, meninggal akibat terinfeksi virus korona. Sementara 23 anggota DPR Iran, juga dilaporkan positif tertular Covid-19.
Menurut Kantor Berita Iran,
IRNA, veteran dan diplomat revolusioner Iran tersebut, meninggal Kamis (5/3) malam.
“Dia salah satu mahasiswa yang
terlibat dalam krisis sandera Kedutaan Amerika Serikat, 1979,” kata IRNA
seperti dikutip dari Agence France Presse atau AFP, Kantor Berita
Prancis, Ahad (8/3).
Tahun
itu, kurang dari sembilan bulan setelah penggulingan Shah yang didukung AS,
mahasiswa Iran menyerbu Kedutaan AS di Teheran, dan menyandera 52 warga AS.
Peristiwa itu menyebabkan Washington
memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada 1980. Para sandera setelah 444
hari ditawan dibebaskan, Januari 1981.
Saat ini, Iran tengah berjuang
melawan virus korona yang menginfeksi 4.747 orang di negara tersebut, dan telah
menyebar ke-31 provinsi dengan menewaskan 124 orang.
Wakil Presiden
Iran Urusan Perempuan dan Keluarga, Massoumeh Ebtekar, dinyatakan positif
mengidap virus korona. Begitu juga Wakil Menteri Kesehatan, Iraj Harirchi.
Bahkan
penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Mohammad
Mirmohammadi, meninggal akibat virus itu.
Pejabat yang
meninggal, termasuk anggota parlemen Mohammad Ali Ramezani dan Mojtaba
Pourkhanali, seorang pejabat kementerian pertanian, keduanya dari Gilan, salah
satu provinsi dengan kasus korona terparah.
Tak hanya itu,
sebanyak 23 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Iran, juga dilaporkan positif
tertular virus korona. Anggota parlemen Teheran, Fatemeh Rahbar, saat ini dalam
keadaan koma setelah terinfeksi. (yb/AFP/foto:
ist)