PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Kasus warga terinfeksi virus korona di Provinsi Kalteng bertambah. JIka sebelumnya dua orang, per Selasa (24/3) menjadi tiga orang.
Begitupun dengan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP),
juga bertambah menjadi 236 orang dari sehari sebelumnya hanya 220 orang.
“Ketiga orang yang positif terinfeksi virus asal Provinsi
Wuhan, Tiongkok itu, keberadaannya masih dalam perawatan tim medis RSUD dr
Doris Sylvanus Palangka Raya,” jelas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan
Covid-19 Kalteng, Leonard S Ampung, dalam jumpa pers, Selasa (24/3) sore.
Tak ditampik Leonard S Ampung, jumlah Pasien Dalam
Pengawasan (PDP) di Kalteng akan suspect virus yang mengkhawatirkan khayak,
juga bertambah.
“Jika sebelumnya 39 orang, kini menjadi 48 orang, Jadi
ada penambahan 9 orang,” imbuh Leonard.
Puluhan PDP tersebut, sambung Leonard, saat ini masih
dalam perawatan intensif di ruang isolasi di dua rumah sakit berbeda, baik Palangka
Raya maupun di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
“Seiring dengan adanya penambahan pasien akibat virus
baru yang oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) diberi nama Covid-19, diharapkan
masyarakat mengikuti anjuran pemerintah pusat dan daerah serta dinas terkait,
untuk mencegahnya,” imbau Leonard.
Sehingga dengan mengikuti aturan, sambung Ketua Gugus
Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng ini, virus korona yang kini terus
menghantui, bisa diantisipasi dengan cara hidup sehat dan bersih.
“Misalnya, cuci tangan menggunakan sabun atau sanitizer
serta tidak berkerumun atau berkumpul secara banyak,” jelas Leonard S Ampung. (yb/din/foto: ist)