MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Sebagai pintu gerbang utama yang akan memasuki Barito Utara, Posko Gugus Tugas Jalur Darat 01 Kandui, Kecamatan Gunung Timang, mempunyai peran strategis dalam mencegah terjadinya penyebaran virus korona ke kabupaten di kawasan DAS Barito.
Sebab itu tim yang bertugas secara bergantian, bertanggung jawab akan terjadinya wabah di daerah tersebut.
Memasuki hari ke-12 sejak didirikannya posko, Rabu (8/4), protap tetap tidak berubah. Setiap kendaraan akan dilakukan pengecekan, baik pengendara maupun penumpang, termasuk data diri dan riwayat perjalanan.
Untuk data yang peroleh di hari ke-12 sampai dengan pukul 18:00 WIB, tercatat sebanyak 608 orang yang memasuki wilayah Barito Utara. Termasuk kedatangan dari zona merah sebanyak 25 orang.
Sementara data yang dirilis Tim Gugus Tugas, jumlah masyarakat yang memasuki Barito Utara sejak 26 Maret hingga 7 April, sebanyak 13.567 orang.
Sedang pendatang dari Kabupaten/kota yang berstatus zona merah, selain diperiksa suhu tubuh, juga diminta kontak personnya.
Tujuanya untuk dapat dilakukan monitoring, serta diminta agar dapat melakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.
Masyarakat Barut sangat mengapresiasi kebijakan yang diberlakukan, termasuk untuk kerja keras tim yang bertugas di garis depan.
Karena kerja yang tak kenal lelah ini, Ketua KNPI Barito Utara, Wardathun Nur Jamilah, beserta rombongan, membagikan bantuan berupa minuman, hand sanitiser serta masker. Bantuan diterima Camat Gunung Timang, Bahrum Pordelin Girsang.
Wardatun Nur berharap, bantuan dapat ikut memberi andil untuk kesehatan para petugas di posko, agar dapat menjalankan aktivitas dan tugas dalam keadaan sehat. (arh/foto: st)