BANJARMASIN, banuapost.co.id– Setelah 27 hari menjalani perawatan intensif karena terpapar virus ‘mahkota’ (corona dalam Bahasa Latin: mahkota), Asisten Pelatih Barito Putera, Yunan Helmi, dinyatakan sembuh.
Penyandang status Ulin 01 itu, tercatat sebagai kasus pertama Covid-19 di rumah sakit tersebut. Yunan dinyatakan sembuh setelah hasil swab terakhirnya dua kali dinyatakan negative. Pria kelahiran Lamongan, 14 April 1974 ini pun, tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT.
Bahkan ia membuat rekaman video berdurasi dua menit dua detik, yang kemudian dibagikannya melalui aplikasi di media social.
Mengenakan baju koko putih, dengan mulut dan hidung ditutup masker, nampak Yunan Helmi didampingi petugas medis mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) di video tersebut.
Mengawali videonya, Yunan Helmi, mengucapkan salam dan mengenalkan diri. “Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Saya Yunan Helmi. Alhamdulillah. Puji Syukur kehadirat Allah SWT. Tes ulun kemarin terakhir, mendapatkan hasil negatif,” ucap Yunan Helmi.
Selanjutnya, ia menyampaikan sejumlah ucapan terima kasih. Diawali, ucapan terima kasih kepada Keluarga Besar Hasnur Grup dan Barito Putera. Kemudian kepada Gubernur Sahbirin Noor dan jajarannya, Dinas Kesehatan Kalsel. Serta ia juga mengucapkan terima kasih kepada para rekan-rekannya dan masyarakat yang selama ini mendoakan untuk kesembuhanya.
Tak hanya itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim medis, seperti perawat dan juga dokter yang menurutnya, sudah melayani dan merawatnya dengan cukup baik selama menjalani pengobatan.
“Kalian adalah orang-orang terdepan dalam menghadapi situasi seperti ini. Mudahan-mudahan pian semua diberi kesehatan dan kekuatan untuk memberikan yang terbaik dalam situasi ini. Mudah-mudahan juga mendapat apresiasi terbaik dan mendapat penghargaan,” ujar Yunan Helmi.
Kemudian, kepada seluruh masyarakat, Yunan Helmi berpesan, untuk mengikuti imbauan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penularan virus korona. Seperti jaga kesehatan dan kebersihan. Kemudian social dan physical distancing atau jaga jarak. Kemudian menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah untuk keperluan yang penting.
Yunan Helmi merupakan satu dati tiga penyintas (orang yang bertahan hidup, Red.) dari pendemi Covid-19 di Kalsel. Sebelumnya, ada dua orang yang lebih dulu sembuh. Seorang perempuan 50 tahun asal Kabupaten Banjar, dan seorang laki-laki 21 tahun asal Kabupaten Tabalong. (emy/foto: ist)