BANJARMASIN– Film 22 Menit, kisah nyata aparat kepolisian menangani teror bom, ditonton ribuan warga. Nonton bareng (nobar) film jenis dokumenter ini, digelar di Studio XXI Duta Mall, Kamis (19/7).
Film disutradarai Eugene Panji, Myrna Paramita, dan dibintangi Ario Bayu, Ade Firman Hakim, Fanny Fadillah serta sederet aktor dan artis lainnya, serentak diputar.
Kegiatan nobar ini dilaksanakan dalam dua sesi pemutaran, yakni mulai pukul 09:00 Wita dan 14:00 Wita. Nobar film ini digelar di sepuluh studio yang disiapkan pihak XXI, termasuk Studio Premier, yang semuanya dipenuhi penonton.
Menurut Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Rachmat Mulyana, film tersebut menggambarkan elemen bangsa yang kompak melawan aksi teror.
“Semuanya solid dan bersinergi menghadapi kelompok teroris. Salut buat film 22 Menit yang berhasil membangkitkan semangat persatuan masyarakat Indonesia, khususnya dalam perang melawan teror,’’ ujar kapolda.
Baik kalangan pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum, menyaksikan pemutaran film yang diambil dari kisah nyata aparat kepolisian dalam menangani teror bom yang terjadi di sekitar Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, 4 Januari 2016.
Pemutaran perdana film 22 Menit ini bekerjasama dengan pihak Bank BRI, diawali dengan penayangan video Asian Games ke-18 2018 selama kurang lebih 5 menit.
“Nobar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-72, sekaligus menyambut event Asian Games 2018 yang akan digelar di Palembang dan Jakarta, Agustus mendatang,’’ tambah kapolda, yang saat itu didamping Wakapolda, Brigjen Pol Nasri, para pejabat utama polda, Kakanwil BRI Provinsi Kalsel, para Manajer Kanwil BRI Provinsi Kalsel, dan salah satu pemeran dalam film 22 Menit, Bembi.
Tujuan nobar agar masyarakat dapat bisa melihat langsung kebenaran dari kejadian di balik teror bom. Dimana anggota Polri berjuang bahkan mempertaruhkan nyawanya melawan dan memberantas terorisme.
Film 22 Menit berkisah tentang sosok tokoh Ardi, seorang anggota Unit Anti Terorisme yang diperankan Ario Bayu. Aksi heroik dan upaya melawan teroris yang beraksi di kawasan Sarinah-Thamrin, dibalut dengan banyak aksi mendebarkan.
Mulai dari adegan bom meledak, baku tembak di tengah jalan hingga aksi berbahaya turun dari helikopter yang hanya bisa dilakukan oleh anggota kepolisian yang sudah terlatih.
Selain Ario Bayu, beberapa artis papan atas ikut berperan dalam film ini, seperti Hana Malassan, Mathias Muchus, Ade Firman Hakim, dan Ence Bagus dengan durasi film selama 100 menit. (zin/foto ist)