BANJARMASIN, banuapost.co.id– Pasca hasil rapid tesnya dinyatakan positif, sebanyak 129 warga Banjarmasin menjalani pengambilan swab atau lendir di saluran pernafasan untuk diuji di laboratorium menggunakan metode PCR. Pengambilan swab dilakukan di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Minggu (17/5).
Menurut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan (TGTP2) Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi, pemeriksaan swab ini dilakukan terhadap 129 warga yang rapid tesnya reaktif di enam pasar se hari sebelumnya, Sabtu (16/5).
“Kalau nanti hasil pemeriksaan swabnya ditemukan positif, maka yang bersangkutan dikarantina di Rumah Sakit (RS) rujukan,” ujarnya.
Sementara hasil uji swab, sambung Machli, bisa diketahui secepatnya dalam 3-4 hari ke depan. Dengan semakin cepat pemeriksaan swab, memudahkan menemukan orang yang positif Covid-19.
“Kita mengikuti antrian yang ada di Banjarbaru. Karena pasien positif korona meninggal lebih didahulukan,” kata Machli.
Para warga reaktif hasil rapid tesnya ini, menurut Machli, sebelumnya sudah diimbau mengisolasi diri. Atau menjalani karantina di Rumah Karantina Jl Perdagangan, Banjarmasin. (emy/foto: ist)