PELAIHARI, banuapost.co.id– Wakil Bupati Tanah Laut, Abdi Rahman, mengapresiasi semangat tenaga medis, relawan dan petugas pengamanan TNI-Polri, Satpol PP dan BPBD Tala di Fasilitas Khusus Penanggulangan Covid-19 (Fasus Covid-19).
Apresiasi disampaikan Abdi Rahman dalam kunjungan ke eks Gedung RSUD Hadji Boejasin, sekaligus berbuka puasa bersama dengan tim medis, relawan dan petugas keamanan, Sabtu (23/5) petang.
Menurut wabub, mereka yang bertugas di Fasus Penanggulangan Covid-19, benar-benar pejuang. Karena rela mengorbankan waktu untuk keluarga, demi kemanusiaan menjaga pasien yang kemungkinan besar terpapar covid-19.
Padahal di luar sana, masyarakat lainnya tengah berkumpul dengan keluarga masing-masing, menyambut datangnya hari Kemenangan Hari Raya Idul Fitri.
Sampai Sabtu (23/5) malam sekitar pukul 19:00 Wita, jumlah pasien yang masuk di Fasus Covid-19 gedung RSUD Hadji Boejasin lama tercatat 155 pasien.
Melonjaknya jumlah pasien yang masuk karantina, membuat para petugas medis, relawan dan penjaga keamanan, cukup kewalahan.
Melalui testimoninya di hadapan Wabub Tala Abdi Rahman, rata-rata mereka menginginkan masyarakat Tala mematuhi anjuran pemerintah.
“Kami selalu siap untuk melayani warga Tala yang masuk karantina. Namun kami juga berharap, masyarakat Tala menjalankan anjuran pemerintah,” demikian bunyi testimoni tim medis dan para relawan.
Abdi Rahman dengan kaos oblong warna putih, menyambangi fasus untuk berbuka puasa bersama dengan tim medis, relawan dan petugas jaga.
“Saya sangat apresiasi seluruh tim yang berada di fasus ini. Karena mereka bekerja tidak kenal lelah untuk melayani pasien yang masuk untuk di karantina,” kata Abdi Rahman.
Melihat semangat dari tim yang bertugas di fasus, wabup mengaku prihatin. Karena diluar sana, masyarakat masih banyak yang tidak mematuhi anjuran pemerintah.
Menghadapi masyarakat yang masih membandel berkerumun di warung-warung, pemerintah dan tim akan mengambil tidakan tegas dengan langsung melakukan rapid test. Apabila ada yang reaktif, akan ditempatkan di ruangan khusus yang sudah disediakan.
“Ini bukan omongan biasa. Kami akan tempatkan orang-orang yang bandel di eks ruang jenazah di gedung RSUD Hadji Boejasin lama,” tandas Abdi. (zkl/foto: zul yunus)