BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah Covid-19 Kalsel per Kamis (4/6), bertambah 109 kasus. Dengan jumlah sebanyak itu, Kalsel pul sebagai provinsi di urutan pertama penambahan kasus Covid 19 di Indonesia. Di urutan berikutnya, ada Jakarta dengan penambahan 94 kasus, kemudian Jawa Timur 90 kasus.
Penambahan 109 orang positif ini, menjadikan kasus Covid-19 Kalsel menjadi 1.142 terkonfirmasi positif. Sehari sebelumnya, tercatat sebanyak 1.033 kasus.
Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kalsel, tambahan kasus terbanyak dari Kota Banjarmasin, yakni 103 orang. Kemudian Kota Banjarbaru tiga orang. Berikutnya Hulu Sungai Utara dua orang dan Tanah Bumbu satu orang.
“Dari 109 tambahan kasus ini, sebanyak 101 merupakan hasil tracing petugas di lapangan. Dari 101 itu, 98 orang asal Banjarmasin,” kata Jubir TGTPP Covid 19 Kalsel, M Muslim melalui siaran persnya dari Banjarbaru.
Menurut Muslim, 98 orang dari Banjarmasin sebelumnya mengikuti rapid tes massal. Dilanjutkan uji swab pada 23 Mei 2020 lalu, dan hasilnya sudah keluar dinyatakan positif.
Hasil tracing lainnya yang juga dinyatakan positif, dua orang asal Hulu Sungai Utara dan satu lagi dari Tanah Bumbu.
Selain hasil tracing, tambahan kasus kali juga ada dari delapan pasien dalam pengawasan (PDP) yang uji swab pcr hasilnya positif. Terdiri dari empat PDP di RSUD Ulin yang juga dari Banjarmasin. Kemudian satu di RS Ciputra yang juga dari Banjarmasin. Serta tiga PDP di karantina khusus di Banjarbaru.
“Oleh karena itu, tambahan positif kali ini yang angkanya cukup signifikan, sebanyak 89.90 persen merupakan hasil tracing petugas,” ujar Muslim.
Secara keseluruhan, menurut Muslim, dari data 1.142 kasus hingga hari ini, sebanyak 743 orang merupakan hasil tracing. “Mudah-mudahan upaya tracing atau pencarian ini mencapai puncaknya. Sehingga tata laksana orang-orang terpapar virus korona ini, bisa kita tangani sebaik-baiknya. Baik di rumah sakit, maupun di karantina khusus,” jelas Muslim.

Sementara data yang dilansir dari situs covid19.go.id, dari 28.818 kasus positif itu, posisi Kalsel berada di urutan ke-6 provinsi di Indonesia dengan sebaran terbanyak.
Berikut 34 provinsi sebaran Covid-19: DKI Jakarta: 7.690, Jawa Timur: 5.408, Jawa Barat: 2.354, Sulawesi Selatan: 1.722, Jawa Tengah: 1.479, Kalimantan Selatan: 1.142, Sumatera Selatan: 1.056, Banten: 965, Papua: 875, Nusa Tenggara Barat: 705, Sumatera Barat: 594, Bali: 510 kasus. Sumatera Utara: 488, Kalimantan Tengah: 469 kasus.
Kemudian Sulawesi Utara: 382, Kalimantan Timur: 316, Sulawesi Tenggara: 252, Maluku: 238, DI Yogyakarta: 237, Kepulauan Riau: 219, Kalimantan Barat: 202, Maluku Utara: 177, Papua Barat: 173, Kalimantan Utara: 165, Lampung: 140, Sulawesi Tengah: 129, Gorontalo: 121, Riau: 117, Jambi: 99, Nusa Tenggara Timur: 97, Bengkulu: 92, Sulawesi Barat: 92, Bangka Belitung: 72, Aceh: 20 kasus. Sedang dalam proses verifikasi di lapangan: 21 kasus. (yb/emy/foto: ist)