BANJARMASIN, banuapost.co.id– Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), H Jusuf Kalla, mengingatkan agar jangan lambat dalam menangani pandemi Covid-19.
Wanti-wanti itu dikemukakan Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 (2004-2009 dan 2014-2019), ketika menjawab awak media usai pertemuan dengan Gubernur Kalksel, H Sahbirin Noor dan Ketua DPRD H Supian HK di Gedung Mahligai Pancasila, Kamis (18/6) siang.
Menurut JK, sapaan akrabnya, yang berkunjung dalam rangka monitoring penanganan Covid-19 dengan TGTP2 Covid-19 Kalsel, gerak cepat dengan peralatan yang baik serta mumpuni, merupakan salah satu cara menekan laju penyebaran virus korona.
“Selain itu juga perlu relawan yang banyak untuk penyemprotan disinfektan besar-besaran, dari pada sterilisasi di seluruh kota,” jelasnya.
Karena itu, lanjut politisi senior yang juga seorang pengusaha tersebut, perlu beberapa peralatan seperti mobil gunner dan sprayer untuk membantu penyemprotan disinfektan secara besar-besaran di seluruh wilayah di Provinsi Kalsel.
Ditegaskan JK, harus ada upaya maksimal dalam memerangi pandemi Covid-19. Pemerintah maupun masyarakat, tidak boleh lambat dalam menekan laju penularan virus ini.
“Kita tidak bisa lebih lambat dibanding dengan kecepatan penularannya,” imbuh JK.
Disinggung kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, menurut JK sudah cukup bagus.
“Namun tetap harus ada kerja sama semua pihak dalam menekan tingkat percepatan virus korona ini,” tandas Wakil Presiden era SBY dan era pertama Jokowi itu. (oie/foto: olivia)