JAKARTA, banuapost.co.od– Kasus positif virus korona lagi-lagi memecahkan rekor. Sepanjang Sabtu (27/6) hingga pukul 12:00 WIB yang dilaporkan 30 provinsi, bertambah 1.385 kasus. Sehingga Covid-19 Indonesia terakumulasi menjadi 52.812 kasus. Rekor sebelumnya terjadi pada 18 Juni 2020. Saat itu kasus bertambah 1.331.
“Pemerintah hari ini telah memeriksa 21.589 spesimen. Total 753.379 spesimen sudah diperiksa. Kita mendapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.385 orang, sehingga totalnya menjadi 52.812,” kata juru bicara pemerintah terkait penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam siaran langsung melalui kanal YouTube BNPB, Sabtu (27/6).
Sementara jumlah angka pasien sembuh, sambung Yuri, sapaan Dirjen Pemberantasan Penyakit Kemenkes RI itu, juga bertambah 576. Total pasien yang sudah dinyatakan sembuh ada 21.909.
“Sedang pasien yang meninggal bertambah 37, sehingga total menjadi 2.720,” imbuh Yuri.
Sebelumnya, Jumat (26/6), penambahan kasus positif korona sebanyak 1.240 kasus. Sehingga terakumulasi menjadi 51.427 kasus. Sebanyak 21.333 di antaranya dinyatakan sembuh, dan 2.683 meninggal dunia.
Berikut sebaran 1.385 kasus yang dilaporkan 30 provinsi: Jawa Timur: 277, DKI Jakarta: 203, Jawa Tengah: 197, Sulawesi Selatan: 146, Bali: 106, Sumatera Utara: 77, Sulawesi Utara: 55, Kalimantan Selatan: 54 kasus.
Kemudian Jawa Barat: 46, Sumatera Selatan: 43, Maluku Utara: 37, Papua: 37, NTB: 21, Banten: 17, Maluku: 14, Kalimantan Timur: 11, Kalimantan Barat: 8, Aceh: 8, Kalimantan Tengah: 5 kasus.
Kalimantan Utara: 4, Sulawesi Barat: 4, Sulawesi Tenggara: 3, Jambi: 3, Sumatera Barat: 2, DI Yogyakarta: 2, Bangka Belitung, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Lampung dan Papua Barat, masing-masing 1 kasus.
Sementara empat provinsi yang nihil kasus baru: Kepulauan Riau, Riau, NTT dan Gorontalo.

Sedang data pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) virus korona di Indonesia, ada 13.522 PDP yang diawasi, dan 40.541 ODP yang dipantau.
“Kasus orang dalam pemantauan yang sampai saat ini masih dilakukan pemantauan, 40.541 ODP. Sementara pasien dalam pengawasan sebanyak 13.522 orang,” tandas Yuri. (yb/foto: ist)