BARABAI, banuapost.co.id– Kampung Tangguh, salah satu program Kapolri Jenderal Idham Azis dalam upaya mengikutsertakan peran masyarakat ‘perang’ terhadap Covid-19, hendaknya bukan sekadar ada penjagaan, cek suhu tubuh maupun lumbung pangan.
“Tapi Kampung Tangguh harus benar-benar tangguh, baik di bidang sosial, ekonomi, keamanan maupun kesehatan,” tegas Kapolda Kalsel, Irjen Dr Pol Nico Afinta.
Bahkan keberadaan Kampung Tangguh, sambung kapolda, harus menjadi garda terdepan untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat.
“Sehingga angka kematian bisa dikurangi, dan angka kesembuhan bisa ditingkatkan agar bisa menyongsong adaptasi kebiasaan baru atau new normal dalam menuju masyaraklat yang produktif tapi aman Covid-19,” jelas Irjen Pol Nico.
Kapolda mengingatkan itu ketika melakukan kunjungan kerja ke Kampung Tangguh Banua di Desa Batu Tangga, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten HST, Rabu (14/7).
Dalam kunjungan kerja kali ini, kapolda di dampingi Kasrem 101/Antasari, Kol Inf Parullian Marpaung. Kedatangan rombongan disambut Bupati HST dan Forkopimda setempat, suguhan Tarian Dayak Meratus, serta peragaan Tim Relawan Kampung Tangguh Batu Tangga.
Karena itu, lanjut Pati Polri bintang dua itu, jangan sampai nanti ada warga desa yang terkonfirmasi positif korona, justeru diam-diam saja.
“Tapi segera dimonitor melalui Kampung Tangguh, agar segera ditangani dan diambil tindakan untuk perawatan,” imbuhnya.
Menurut kapolda, banyak langkah-langkah yang sudah dilakukan dalam menangani penyebaran Covid-19. Di antaranya dengan melakukan 3T, yakni Tracking, Test, kemudian Treatment.
“Namun langkah strategis ini tidak akan berhasil dilakukan Polri, TNI dan pemerintah daerah tanpa adanya peran dari masyarakat,” ucapnya.
Sementara Kasrem 101/Antasari, Kol Inf Parullian Marpaung mengatakan, dengan adanya Kampung Tangguh Banua yang dirintis Kapolda Kalsel bersama Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah, bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang saat ini menghadapi pandemi Covid-19.
Bahkan dengan adanya Kampung Tangguh di Desa Batu Tangga yang telah disiapkan Forkopimda HST, bisa memberikan ketenangan bagi masyarakat.
Sehingga masyarakat bisa terbebas dari penyebaran Covid-19, karena selalu menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Termasuk di antaranya, tangguh dalam keamanan, tangguh dalam lumbung pangan maupun tangguh dalam kesehatan.
“Kita saat ini mau menyongsong pola hidup baru. Karena sampai saat ini belum ditemukan obat penyembuhnya, sehingga mau tidak mau harus bisa beradaptasi bersama dengan Covid-19. Oleh sebab itu, kita harus bisa menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya. (yb/*/foto: ist)