JAKARTA, banuapost.co.id– Terjadi penambahan kasus baru sepanjang Sabtu (22/8) hingga pukul 12:00 WIB. Tercatat sebanyak 2.090 warga yang terkonfirmasi positif terinfeksi vuris korona.
Jumlah ini hasil pemeriksaan terhadap 24.749 spesimen di 34 provinsi. Namun Kepulauan Riau dan Gorontalo melaporkan tidak ada penambahan kasus baru.
Dengan tambahan itu, Covid-19 Indonesia terakumulasi menjadi 151.498 kasus. 105.198 di antaranya sembuh setelah ada penambahan 2.207 pasien. Sementara yang meninggal dunia, tercacat sebanyak 6.594 kasus, setelah ada penambahan 94 pasien.
Sebelumnya, Jumat (21/8), kasus konfirmasi positif virus korona bertambah 2.197. Sementara itu ada 2.317 pasien yang sembuh, dan 82 pasien meninggal dunia.
Berikut sebaran 2.090 kasus baru yang dilaporkan 32 provinsi sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id: DKI Jakarta: 588, Jawa Timur: 321, Jawa Barat: 134, Kalimantan Timur: 129, Jawa Tengah: 100, Bali: 78, Kalimantan Selatan: 78, Sumatera Utara: 73, Sulawesi Utara: 71, Aceh: 70, Riau: 63, Sulawesi Selatan: 61 kasus.
Disusul, Sumatera Selatan: 54, Banten: 42, Sumatera Barat: 37, Kalimantan Tengah: 34, Kalimantan Barat: 33, Papua: 33, Sulawesi Barat: 16, DI Yogyakarta: 15, Nusa Tenggara Barat: 14, Sulawesi Tenggara: 11, Maluku Utara: 9, Nusa Tenggara Timur: 5, Maluku: 4, Papua Barat: 4, Bangka Belitung: 4, Lampung: 3, Bengkulu, Kalimantan Utara dan Sulawesi Tengah masing-masing 1 kasus.

Sementara data terkait virus korona, hari ini tercatat ada sebanyak 75.457 suspek yang sedang dipantau pemerintah.
Seperti diketahui, istilah suspek tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI No: HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Dengan keputusanitu, tidak ada lagi istilah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), ataupun orang tanpa gejala (OTG). (yb/ilust: ist)