BANJARMASIN, banuapost.co.id– Proyek gedung tambahan milik Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin, dikeluhkan warga Perumahan Palm View Residence, terutama yang berdekatan.
Warga mengeluhkan suara bising dari proyek tersebut. Apalagi, pengerjaannya hingga malam hari. Selain itu, sejumlah rumah warga di Jl Tirta Dharma, Pemurus Luar, Banjarmasin Timur itu, mengalami kerusakan diduga dampak pemasangan tiang pancang.
“Mereka kerja sampai malam hari. Suaranya keras sekali. Waktu kami protes dan datang ke proyek pada Sabtu malam lalu, barulah mereka berhenti kerja di malam hari,” ujar Kusuma, seorang pemilik rumah, Senin (24/8).
Keluhan ini, kemudian ditindaklanjuti kontraktor PT Pelita Andika Ambar Lestari yang mendatangi warga bersama jajaran Dinas PUPR Banjarmasin serta pengawas lapangan.
“Kami sudah melakukan pendataan. Kalau dilihat dari kerusakannya, bukan kerusakan konstruksi. Istilahnya retak rambut,” kata Manajer Teknik PT Pelita Andika Ambar Lestari, Edy.
Meski demikian, menurut Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Banjarmasin, Agus Suyatno, pihaknya tetap bertanggung jawab.
Menurutnya ada dua permintaan yang disampaikan warga. Yaitu tidak ada aktivitas pada malam hari, dan memperbaiki kerusakan rumah warga.
“Permintaan pertama sudah kita turuti, sudah tidak ada lembur. Yang kedua juga akan kita turuti. Kami memfasilitasi kontraktor yang memperbaiki,” kata Agus.
Teknis perbaikan, lanjut Agus, akan mereka rembukan dulu secara internal teknisnya. Namun dipastikan, pengerjaannya dilakukan dalam sepekan ke depan.
Tak hanya itu, Agus juga menjami tidak ada lagi warga yang bakal terdampak. Karena pemasangan tiang pancang tahapannya sudah selesai.
“Tapi kalau pun ada kerusakan lagi. Atau kalau keretakan yang sudah diperbaiki lagi, kami tetap akan melakukan perbaikan,” imbuhnya. (emy/foto: deny yunus)