PELAIHARI, banuapost.co.id– Karyawan PT CPKA, Heriyanto, yang terjatuh ke laut, Sabtu (22/8) malam, ditemukan di kawasan PT Jorong Barutama Greston atau sekitar 3 kilometer dari lokasinya jatuh di Pelabuhan Pelaihari, Jorong, Senin (24/8).
Namun lelaki berusia 48 tahun yang tinggal di mess PT CPKA itu, sudah dalam kondisi menjadi mayat. Penemuan setelah tim gabungan Basarnas, BPBD Tala, TNI-Polri dan masyarakat, melakukan pencari selama satu hari dua malam, sejak korban terjatuh pada pukul 20:00 Wita.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari rekan yang sama-sama pergi memancing, korban terjatuh akibat terkena pintu bak truk yang terbuka.
Selain korban, pintu bak truk itu juga sempat mengenai Sularjo yang kemudian dilarikan ke rumah sakit akibat luka yang diderita. Sedang korban, dicari tim gabungan yang tiba di lokasi beberapa saat kemudian.
Proses pencarian jasad korban sangat sulit, karena ombak di kawasan pesisir Jorong dan sekitarnya sedang besar. Untungnya ada nelayan yang melihat jasad mengapung dan membawanya ke pantai sebelum dievakuasi tim gabungan.
Seperti biasa sejak pandemi korona, petugas evakuasi harus menggunakan APD sesuai protokol Covid-19. Jasad kemudian dievakuasi ke RSUD Hadji Boejasin Sarang Halang untuk keperluan visum.
Kepala Pelaksana BPBD Tala, M Kusri membenarkan jasad Heriyanto sudah ditemukan Senin (24/8) pagi sekitar pukul 06:30 Wita.
“Sudah ditemukan dan saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Hadji Boejasin,” kata Kusri.
Menurut Kusri, pencarian sempat mengalami kendala karena gelombang besar. “Untung ada nelayan yang sempat melihat jasad terapung dan membawannya ke pantai,” terang Kusri. (zkl/foto: zul yunus)