BANJARMASIN, banuapost.co.id– Satu-satunya perempuan yang ikut bersaing dalam kontestasi pilkada Tanah Bumbu 2020, Desember mendatang, seperti membawa dua misi.
Sebagai peretas sejarah wanita pertama menakhodai Bumi Bersujud, sebutan Kabupaten Tanah Bumbu, juga sebagai pemenang dalam pilkada melalui jalur independen alias non partai.
Itulah sosok Mila Karmila calon Bupati yang berduet dengan Zainal Arifin sebagai calon Wakil Bupati untuk merengkuh kursi 1 dan 2 di Pemerintahan Kabupaten Tanah Bumbu itu.
Ibu dari empat putra dari bahtera dengan Agus Rismalian Noor, SH, seorang advokat, wanita ini tergolong sukses dalam mengelola bidang usaha property.
Lahir Banjarmasin, 10 April 1983, Mila menghabiskan masa kecilnya di Sungai Danau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.
Selesai pendidikan SD dan SLTP di Sungai Danau, Mila melanjutkan pendidikan ke SMKN 1 Kandangan, HSS. Dari kota dodol ini, Mila merantau ke Jakarta kuliah di Universitas Budi Luhur di Fakultas Ekonomi hingga menyandang gelar S1.
Tak puas dengan S1, Mila menyelesaikan S2-nya di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sultan Adam Banjarmasin.
Untuk karier di bidang politik, Mila memulainya dengan bergabung di Partai Berkarya, besutan Tommy Soerhato, putra bungsu penguasa Indonesia 32 tahun, HM Soeharto.
Di partai yang petolannya banyak berasal dari Partai Golkar itu, Mila menjadi Wakil Ketua DPD partai di Tanah Bumbu, 2019.
Bahkan dia sempat ikut menjadi calon anggota DPRD Tanah Bumbu dalam pileg, 2019 lalu. Namun nasib rupanya berkata lain.
Tak jadi anggota DPRD yang terhormat, Mila yang mengusung jargon: “Membangun Kampung untuk Tanah Bumbu Berkah (Berkarakter dan Rahmah), menatap ke kursi 1 Tanbu, sekaligus mencoba meretas sejarah. (yb/jack/foto: ist)