BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah warga yang terindeksi virus korona di Kalsel hingga Ahad (13/9) terakumulasi 9.282 kasus. Namun dari total ini, sebanyak 7.410 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.
Sedang yang masih dirawat, baik di sejumlah rumah sakit, isolasi dan karantina mandiri, tercatat 1.481 orang. Sementara yang meninggal dunia, sebanyak 391 kasus.
“Secara persentase, jumlah yang sembuh 79,83 persen. Jumlah itu, lebih besar dari yang masih positif dan dirawat sebanyak 15,91 persen. Sedang yang meninggal dunia, 4,21 persen,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid- 19 Kalsel, M Muslim, melalui siaran persnya, Ahad (13/9).
Menurut Muslim, pada hari ini ada penambahan jumlah positif sebanyak 33 orang. Mereka berasal dari Kota Banjarmasin 20, Tanah Laut 9, Kabupaten Banjar 3, dan HSS 1 orang.
Sedang tambahan sembuh sebanyak 70 pasien, sebelumnya menjalani karantina di Banjarmasin 32 orang, Tanah Laut 31, dan Balangan 7 orang.
Untuk yang meninggal dunia bertambah dua orang, masing-masing asal Barito Kuala dan Balangan. Sementara jumlah suspek atau diduga terkait Covid-19, sebanyak 746 orang masih dipantau.
Seiring dengan masih adanya penularan virus korona ini, Muslim mengajak masyarakat untuk terus mewaspadai dan menerapkan protokol secara dispilin.

“Protokol kesehatan 3M Plus harus tetap kita lakukan dimanapun dan kapanpun, yaitu Memakai masker, Mencuci Tangan dengan sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. M yang ketiga, Menjaga jarak minimal satu meter, dimana saja serta kapan saja, Plus hindari kerumunan,” ujar Muslim.
Selain itu, lanjut Muslim, gugus tugas masih tetap melakukan 3T. Yaitu Testing, Tracing dan Treatment (Perawatan dan Karantina). Untuk 3T ini tetap dilakukan untuk mengatasi pandemi Covid19. (emy/ilust: ist)