TANJUNG, banuapost.co.id– Pemuda Ansor akan memperketat penjagaan untuk mengantisipasi terjadinya kembali penganiayaan terhadap ulama.
“Terlebih lagi Gerakan Pemuda (GP) Ansor merupakan organisasi membawahi Banser yang memiliki tugas sebagai pengawal ulama,” ujar Ketua GP Ansor Tabalong, Taberani, di Jangkung Tabalong, Rabu (16/9).
Soal memperketat penjagaan terhadap keselamatan ulama ini dikemukakan Taberani seiring dengan kunjungan Prof Dr Al Habib Alwy bin Syihabudin ke Majelis Darul Ukhwah Tabalong, Kamis (17/9).
“Prof Al Habib Alwi akan bertemu pengasuh Ponpes, Al Habib Muhammad Bagir bin Abdullah Al-Habsy, yang juga sebagai Penasihat GP Ansor Tabalong,” jelas Taberani.
Perketat penjagaan ini tak ditampik Taberani karena tidak ingin peristiwa Syech Ali Jaber di Lampung, Ahad (13/9), terulang terhadap para tokoh umat.
“Tugas GP Ansor adalah menjaga paham Agama agar tidak ekstrim kanan dan juga ekstrim kiri, menjaga dan mengawal ulama, serta melakukan kegiatan-kegiatan seminar dan sosialisasi, seperti yang telah dilakukan di Kampus STIA Pembataan,” ucap Taberani
Meski demikian, lanjutnya, dalam pelaksanaanya GP Ansor akan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak sebagaimana Perbub Tabalong No:26/2020 yang sudah diterapkan. (agus/foto: ist)