BALANGAN, banuapost.co.id– Satu unit hand tractor disumbangkan Bank Kalsel untuk Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Halong.
Selain alat pertanian, Bank Kalsel juga menyalurkan dana CSR untuk pembuatan dua unit rumah untuk dua keluarga mualaf di Kampung Mualaf, Kecamatan Halong, Senin (21/9).
Dua bantuan di Kabupaten Balangan ini, merupakan komitmen Bank Kalsel sebagai bank daerah mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah, termasuk perwujudan tanggung jawab sosial guna mendukung kegiatan keagamaan.
Bantuan ke Ponpes Nurul Muhibbin diterima KH M Syakhril Khasyi, pendiri ponpes, melalui Bupati Balangan, H Ansharuddin.
Turut menyaksikan Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarudin, Group Head Business, Kepala Divisi Corporate Secretary dan Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Paringin.
Ada lasan tersendiri hand tractor disumbangkan ke ponpes yang berada di bawah naungan Yayasan Ansharul Mualaffin itu.
Pasalnya, santri di ponpes tersebut tidak hanya dididik untuk menuntut ilmu. Namun juga diberikan pembelajaran mengenai berwirausaha.
Salah satu cabang usaha yang dikelola di bidang pertanian. Hasil dari wirausaha ini, nyatanya mampu mencukupi kebutuhan ponpes maupun yayasan itu sendiri.
Sementara dana CSR untuk pembuatan dua unit rumah untuk keluarga mualaf, penyerahanya juga dilakukan secara simbolis dengan pengguntingan untaian pita oleh Bupati Balangan, H Ansharuddin, dengan di dampingi Dirut Bank Kalsel dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan.
Pembangunan rumah juga pernah dilakukan Bank Kalsel atas inisiasi Pemkab Balangan beberapa tahun lalu, yakni sebanyak tujuh unit kepada tujuh Kepala Keluarga Mualaf.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan mendorong perusahaan lainnya untuk bersinergi guna mendukung kelancaran kegiatan keagamaan di Kalsel, khususnya di wilayah Kabupaten Balangan,” jelas Dirut Bank Kalsel, Agus Syabarudin.
Agus mengapresiasi dukungan Pemkab Balangan terhadap kemajuan Bank Kalsel yang berjalan harmonis. Sehingga tujuan untuk meningkatkan pembangunan daerah, dapat terwujud. (yb/*/foto: ist)