RANTAU, banuapost.co.id– Kodim 1010/Rantau menggelar komunikasi sosial cegah tangkal radikalisme dan separatisme di Aula Parikesit Makodim setempat, Selasa (27/10).
Kegiatan yang mengusung tema: “Merawat Kebhinekaan untuk Tangkal Radikalisme/Separatisme dalam Bingkai NKRI”, menurut Dandim Letkol Inf Andi Sinrang, hendaknya jangan hanya dijadikan sebagai rutinitas dan acara seremonial semata.
“Sebagai komponen bangsa, harus selalu waspada dan peka terhadap kemungkinan adanya faham radikal dan separatisme yang dapat muncul di sekitar kita,” katanya mengingatkan.
Kegiatan ini pun sambung dandim, dilakukan untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh komponen bangsa, serta memberikan pengertian dan pemahaman tentang peran, fungsi dan tugas masing masing.
Sementara Kapolres Tapin, AKBP Pipit Subiyanto, mengingatkan sebaran Covid-19 yang juga melanda. Karena itu, semua yang hadir agar berperan serta meningkatkan disiplin masyarakat di sekitar lingkungan masing-masing agar selalu mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaranya.
Sedang mewakili Kepala Kantor Kemenag Tapin, Mahyudin, juga mengingatkan kewajiban mewaspadai kemungkinan timbulnya paham radikalisme atau separatisme dengan cara memahami satu sama lain dan dengan lingkungan sekitar.
“Banyak agama yang mematuhi anjuran pemerintah akibat wabah Covid-19. Salah satunya beribadah dimasa wabah dibatasi, supaya masyarakat dapat terlindungi dari virus.
“Beribadah harus dengan kearifan dengan protokol kesehatan tidak boleh diabaikan,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan, selain Dandim 1010/Rantau, Kapolres Tapin, perwakilan kakanmenag, anggota kodim, polres, BPBD, Satpol PP, PMI, Pemuda Panca Marga, Pramuka serta tokoh agama. (yb/*/foto: its)