BATULICIN, banuapost.co.id– Tak mau umbar janji soal lapangan pekerjaan, meski paslon lain siap membuka dengan 30.000 pekerja, kandidat Bupati Tanah Bumbu dalam kontestasi pilkada Bumi Bersujud 2020, Syafruddin H Maming, fokus mengembangkan sektor pendidikan sebagai prioritas.
Sektor pendidikan sangat disadari betul oleh SHM, abreviasi Syafruddin H Maming, yang juga kakak mantan Bupati Tanbu dua periode, Mardani H Maming. Karena koneksitasnya akan tercipta sumber daya manusia (SDM), sebagaimana yang dicita-citakan pimpinan nasional sekarang ini, Presiden Joko Widodo.
“Terlebih dalam persaingan global di masa datang. SDM menjadi salah satu kunci utama yang akan membuka banyak peluang kemajuan,” jelas Cuncung, sapaan akrab mantan anggota DPRD Kalsel itu.
Menurut politisi PDI-P ini, betapapun melimpahnya kekayaan alam, teknologi maju, dan akses informasi yang cepat, tidak akan mampu mengangkat Indonesia, khususnya Tanah Bumbu, lebih maju tanpa dukungan SDM yang mumpuni.
“Memang, SDM kita tidak semuanya berkualitas rendah. Karena faktanya di beberapa bidang, anak bangsa masih mampu bersaing dengan bangsa lain melalui ide kreatif dan inovasinya. Contohnya, salah satu sosok kebanggan Indonesia, Prof Dr Ing H BJ Habibie (alm),” jelas mantan anggota DPR RI ini.
Meski demikian, lanjut SHM, masih banyak potensi yang belum berkembang dengan baik. Misalnya SDM yang berada di daerah. Lokasinya yang jauh dari pusat kota atau pun ibu kota, membuat putra daerah sulit berkembang. Sehingga pada akhirnya, potensi dalam dirinya pun tidak tereksplor dengan baik.
“Berbagai kebijakan telah banyak diwacanakan, seperti penyuluhan, pelatihan, dan pembinaan. Namun di lapangan masih banyak terjadi disfungsi,” imbuhnya.
Pembedayaan SDM sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM, sambung Cuncung, tidak akan memberikan dampak signifikan, jika sebuah wacana dilakukan tanpa tindak lanjut yang berkesinambungan.
“Ini sama saja dengan kesia-siaan. Jadi sangat perlu adanya eksekusi nyata dan bertanggung jawab dari semua pihak yang telah diamanahkan,” tegasnya.
Begitupun jika ada pihak yang menjanjikan bakal membuka 30 ribu lapangan kerja, menurut paslon nomor urut 01 ini, menjadi tidak ada artinya jika pembenahan SDM tidak dilakukan. Sebab tetap saja talenta-talenta muda Tanbu akan menjadi kuli di kampung sendiri.
“Karena itu sebelum menyiapkan lapangan pekerjaan, ada hal yang lebih prioritas yaitu menyiapkan SDM yang unggul melalui pendidikan yang layak,” katanya setengah menyindir.
Sementara program nyata yang akan dilakukan berkaitan dengan SDM, bahkan sebagai salah satu langkah strategis, kembali Cuncung mengemukakan, seribu sarjana dalam waktu satu periode jika diberi kepercayaan masyarakat menakhodai Tanah Bumbu.
“Meski periodenya terbilang singkat, saya optimistis target dapat dicapai. Pendidikan itu tidak bisa langsung sukses, tapi kami memberikan umpan supaya pemuda pemudi Tanah Bumbu bisa lebih sukses. Sehingga menjadi tuan di daerahnya,” pungkas Cuncung. (yb/foto: ist)