KANDANGAN, banuapost.co.id– Upaya menjaga sektor pertanian agar tetap tumbuh, khususnya di daerah, Bank Kalsel kembali gelar gathering bersama petani dan stakeholder di Desa Mandala, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kamis (12/11).
Gathering yang dikemas dalam bentuk talkshow, diisi narasumber antara lain, Bupati HSS Achmad Fikry, Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, Cecep Sadikin selaku konsultan dan praktisi pertanian sekaligus pembina para petani di kawasan Telaga Langsat.
Kemudian Kepala Dinas Pertanian HSS, Muhammad Noor dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan HSS, Akhmad Mawardi, serta Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Kandangan, Samsir, didapuk menjadi moderator.
Menurut Agus Syabarrudin, kegiatan ini merupakan tindak lanjut komitmen Bank Kalsel dalam MoU Deklarasi Dukungan Bersama yang ditandatangani beberapa waktu silam.
“Sebelumnya, gathering telah dilaksanakan di beberapa Kabupaten yaitu Batola, Tanah Laut dan Tabalong, kesempatan kali ini merupakan lanjutan dari rangkaian dukungan Bank Kalsel kepada petani. Dalam beberapa waktu ke depan, juga akan kita laksanakan di Tapin dan Tanah Bumbu,” ujar Agus.
Bank Kalsel bersama pemerintah daerah berinisiasi mengemas sebuah ekosistem keuangan daerah, salah satunya mensinergikan petani, pemerintah dan Bank Kalsel sebagai bank daerah.
Tujuannya, terciptanya ekosistem keuangan daerah yang nantinya akan menunjang pengelolaan keuangan daerah lebih efektif dan efisien, yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat.
“Bank Kalsel akan terus mendukung program pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian. Bank Kalsel siap menjadi mitra untuk membantu permodalan saat petani memerlukan pinjaman dana,’ tegas Agus.
Sehingga pertumbuhan pertanian yang surplus tidak hanya secara akumulasi, namun juga di petani langsung. Kemudahan pemberian pembiayaan kepada para petani, tetap menjadi fokus Bank Kalsel sebagai upaya mendukung meningkatkan taraf hidup masyarakat di masa akan datang.
“Jika nantinya Bank Kalsel dipercaya untuk mengelola dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) oleh Kementerian Keuangan RI, kami akan pastikan penyalurannya berjalan efektif dan berkontribusi positif bagi pelaku petani maupun UMKM,” imbuh Agus.
Sementara Bupati HSS, Achmad Fikry, menyampaikan edukasi mengenai perbankan diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan dan usaha yang baik kepada petani maupun juga kepada para pelaku UMKM, khususnya di Kecamatan Telaga Langsat.
“Sehingga edukasi Bank Kalsel ini dapat mengajarkan pengelolaan uang, modal maupun pengelolaan usaha lebih meningkatkan lagi,” ujar bupati.
Pada kesempatan ini, Direktur Utama Bank Kalsel didampingi Bupati Kabupaten HSS, meresmikan Desa Mandala, Kecamatan Telaga Langsat, sebagai Pencanangan Desa Agrowisata Edukasi.
Selain itu melalui program CSR-nya, Bank Kalsel menyerahkan bantuan untuk petani di Kecamatan Telaga Langsat, berupa 1 ton Pupuk Organik Guano Nutriplus dan 20 kg Bibit Unggul IF16.
Secara bergantian bantuan secara simbolis diserahkan Direktur Utama Bank Kalsel kepada kepada Abidin Noor, selaku Ketua Kelompok Tani Balanti; dan Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Kandangan kepada Sarwani, selaku ketua kelompok tani, yang disaksikan oleh Bupati Kabupaten HSS. (oie/foto: ist)