BANJARMASIN, banuapost.co.id– Jalan Nasional Trans Kalimantan, Banjarmasin-Martapura dan Banua Enam, lumpuh total akibat runtuhnya jembatan di Jl Yani Km 55, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Ahad (17/1) dini hari.
Jembatan utama itu oleh PUPR Kalsel sebenarnya sempat dilakukan perbaikan menjadi jembatan darurat. Namun kini putus hingga tak bisa digunakan.
“Jembatan ini tidak bisa lagi digunakan dan dilintasi angkutan umum. Mengalami longsor dan putus total. Jembatan runtuh baik yang dari arah Banjarmasin longsor sekitar 4 meter dan dari arah Hulu Sungai longsor sekitar 5 meter. Untuk sementara tidak dapat dilalui arus lalulintas,” jelas Kapolsek Mataraman, Iptu Widodo Saputra.
Sebelumnya, lanjut kapolsek, perbaikan oprit pada jembatan masih bersifat sementara dengan memasang pelat besi oleh Balai Perbaikan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan II.
“Karena lalulintas cukup padat, membuat jembatan yang baru diperbaiki ini kembali mengalami kerusakan. Karea itu, para pengguna jalan diminta melewati jalur alternatif lainnya,” imbuh Iptu Widodo.
Sementara, Sekda Banjar, M Hilman mengakui penanganan rusaknya jembatan Trans Kalimantan akan segera dilakukan. Sebab, jembatan tersebut sangat penting untuk transportasi ke sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
“Kemarin dipasang sheet pile karena kerusakan bagian bawah oprit makin melebar akibat tergerus derasnya air. Sehingga jembatan tidak bisa dilintasi orang maupun kendaraan,” jelasnya.
Akibat putusnya poros Trans Kalimantan ini, sejumlah warga yang ingin berpergian ke kota Barabai maupun kota lainnya di Banua Anam, maupun sebaliknya, terpaksa membatalkan niat. (yb/*/foto: ist)