BARABAI, banuapost.co.id– Meski markas dan asrama ikut dikepung banjir, jajaran Kodim 1002/Barabai dan Yonif 621/Manuntung tetap semangat dengan misi kemanusiaan. Tak hanya evakuasi warga terdampak, khususnya lansia, ibu hamil dan anak-anak, juga mendistribusikan bahan makanan.
Ini mengingat 9 dari 11 kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tersebut, dikurung air. Akibat kondisi demikian, aktivitas masyarakat dan perekonomian di Bumi Murakata terganggu –kalau tak ingin dikatakan lumpuh total.
“Walau kami (TNI) juga terdampak banjir, akan tetapi kami tetap semangat memberikan bantuan kepada pemerintah daerah dalam tanggap darurat ini,” tegas Dandim 1002/Barabai, Letkol Inf M Ishak H Baharuddin, Ahad (17/1).
Menurut dandim, anggota TNI yang tinggal di asrama Komplek Beringin terpaksa diungsikan ke Gedung Dinas Kesehatan HST. Sementara anggota Yonif 621/Manuntung, diungsikan ke Masjid At Taqwa.
“Karena itu dengan memaksimalkan personel yang ada, kami bersama tim relawan hingga hari ini terus melaksanakan pendistribusian dan evakuasi kepada warga masyarakat terdampak banjir,” jelasnya.
Khusus untuk logistik, sambung Letkol M Ishak, distribusikan ke kantong-kantong pengungsian yang sudah ditentukan pemerintah daerah.
“Tak hanya itu, kami juga mendistribusiankan bantuan logistik secara langsung kepada warga yang terdampak banjir dari rumah ke rumah dan warga yang minta logistik secara langsung kepada kami,” imbuhnya. (oie/foto: ist)