MARTAPURA, banuapost.co.id– Masyaallah, dari 60 makam di belakang Panti Werda, Sekumpul, Martapura, yang dipindahkan ke DesaTungkaran, delapan jasad di antaranya masih utuh.
Menurut Habib Bahasyim yang memimpin pembacaan doa dan tahlil di Alkah Desa Tungkaran, Selasa (25/5), itu merupakan petunjuk semasa hidup orang tersebut mengamalkan apa yang diperintahkan Allah SWT dengan keikhlasan, mempunyai hati yang bersih.
“Insyaallah, menjadi ahli syurga. Demikian pula dengan keterangan ada satu jasad yang mengeluarkan aroma wangi dan harum, merupakan salah satu cirisemasa hidupnya selalu mendekatkan diri dan takwa kepada Allah SWT,” ujar Habib Bahsyim.
Prosesi di Alkah Tungkaran ini, selain seiring dengan selesainya pemindahan makam untuk revitalisasi Sekumpul, juga sesuai dengan syariat Islam.
Penggalian makam ini awalnya ditarget selesai antara 5 sampai 10 hari. Namun kenyataannya hanya 3 hari. Sementara makam yang digali sejak Sabtu (22/5) hampir tak ada kendala berarti, sehingga 60 makam terdiri dari 59 dewasa dan 1 anak-anak, selesai dipindahkan.
Sementara menurut Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Banjar, Irwan Jaya, pemindahan makam merupakan bagian penataan kawasan Sekumpul sebagai kawasan wisata religi.
“Ini merupakan bagian dari perencanaana penataan kawasan Sekumpul segmen 1 yang dikerjakan mulai tahun ini. Ke depan jika ada warga Panti Werda yang meninggal dunia, maka akan langsung dimakamkan di Alkah Tungkaran,” jelas Irwan. (ril/foto: ist)