JAKARTA, banuapost.co.id– Kebijakan pemerintah melarang mudik selama libur panjang, termasuk Lebaran 1442 H karena masih situasi pandemi corona, akhirnya terbukti. Jika sebelumnya kasus Covid-19 per harinya di angka 4 ribuan, kini ngegas naik dua kali lipatnya.
Seperti hari ini, Selasa (15/6), dari 108.800 spesimen corona yang diperiksa, didapat 8.161 warga positif terinfeksi. Akibat tambahan itu pula Covid-19 di Indonesia jumlahnya kian bengkak, 1.927.708 kasus, dengan yang masih dirawat terdata 116.787 pasien.
Dilansir dari laman covid19.go.id, hari ini kesembuhan bertambah 6.407pasien. Sehingga tpotalnya jadi 1.757.641 orang. Sementara yang meninggal dunia juga bertambah 164 pasien, hingga kumulasinya sejak pandemi awal Maret tahun lalu tercatat 53.280 kasus.
Sedang untuk suspek atau diduga terkait paparan virus corona, pemerintah masih memantan terhadap 108.632 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Senin (14/6), tercatat total 1.919.547 kasus positif virus corona. 1.751.234 pasien di antaranya sembuh, dan 53.116 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 8.161 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi: Jawa Barat: 1.793, Jawa Tengah: 1.658, DKI Jakarta: 1.502, Jawa Timur: 499, DI Yogyakarta: 438, Riau: 311, Kepulauan Riau: 219, Aceh: 155, Sumatera Barat: 154, Sumatera Selatan: 152 kasus.
Kemudian: Banten: 141, Kalimantan Timur: 133, Jambi: 128, Sumatera Utara: 120, Kalimantan Barat: 114, Lampung: 109, Kalimantan Tengah: 95, Bangka Belitung: 75, Bali: 55, Nusa Tenggara Barat: 43, Sulawesi Selatan: 41 kasus.

Disusul: Bengkulu: 34, Kalimantan Utara: 26, Maluku Utara: 26, Kalimantan Selatan: 21, Sulawesi Utara: 19, Gorontalo: 18, Maluku: 16, Papua Barat: 15, Nusa Tenggara Timur: 14, Sulawesi Tengah: 11, Sulawesi Tenggara: 11, Papua: 11, Sulawesi Barat: 4 kasus.
Seiring dengan bertambahnya korban akibat virus corona ini, masyarakat diminta berperan menekan penyebararannya dengan melakukan langkah pencegahan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas dan interaksi. (yb/ilust: ist)