BANJARMASIN– “Berikan aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” Pernyataan Presiden Pertama RI, Ir Soekarno, diucapkan dengan lantang oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, saat mengawali pidatonya memberikan semangat kepada generasi muda di acara peringatan ke-90 Sumpah Pemuda, Minggu (28/10) pagi.
Pada acara di depan Kantor Gubernur, Jl Jenderal Sudirman, dihadiri unsur Forkopimda, Sekdaprov H Abdul Haris Makkie, Kepala SKPD, tokoh.masyarakat dan pemuda, gubernur mengatakan, apa yang dinyatakan Presiden Soekrno itu mengambarkan betapa pemuda memiliki potensi yang luar biasa .
“Tidak hanya untuk pembangunan bangsa, tetapi juga untuk menguncangkan dunia melalui karya,” jelas gubernur.
Dalam perkembangan bangsa, lanjut gubernur, kaum muda banyak mewarnai sejarah Indonesia. Tidak hanya dimulai Kongres Pemuda II 1928 yang menegaskan bertanah air dan berbangsa yang satu bangsa Indonesia serta berbahasa persatuan, Bahasa Indonesia”. Tetapi peristiwa pembentukan negeri ini, misalnya Boedi Oetomo 1908. pun digagas pemuda.
“Melalui momentum Peringatan ke 90 tahun Sumpah Pemuda tahun ini mari kita terus gelorakan semangat bergerak memperkokoh persatuan, persaudaraan Bhineka Tunggal Ika, ” ucap Paman Birin sapaan akrab Gubernur Kalsel.
Dalam kesempatan itu, gubernur juga menyerahkan uang bonus untuk atlet berprestasi asal Kalimantan Selatan yang telah berjuang di event Asian Paragames 2018 yang lalu.
Bonus berupa uang tunai sebesar 100 juta untuk Saipulah Anwar, atlet Asian Paragames 2018 peraih dua medali Perak di cabang sepeda, dan masing-masing 50 juta untuk peraih medali perunggu, yakni Suriansyah atlet cabang renang dan Setiyo Budi Hartanto atlet cabang atletik.
“Selamat atas prestasi yang telah ditorehkan. Terimakasih atas mengharumkan nama Indonesia, khusus nya Kalimantan Selatan ditingkat dunia,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan, Zakly Asswan menjelaskan, selain atlet para pelatih Asian Paragames 2018 juga mendapatkan bonus uang tunai dengan total 150 juta rupiah untuk 3 orang pelatih. (bdm/foto: hum)