BANJARMASIN, banuapost.co.id– ‘SMS Dara Mengaca’ atau Strategi Merangkul Stakeholder Dalam Rangka Meningkatkan Minat Baca, salah satu program unggulan yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, mendapat dukungan dari berbagai stakeholder.
Proper (Proyek Perubahan) PKN II (Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II) ini, sudah melampaui target jangka pendek. Karena 10 kepala daerah kabupaten/kota di Kalsel mendukung. Tak ketinggalan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK) serta Pj Gubernur Kalsel.
Sementara dari dunia pendidikan, dukungan juga datang dari Rektor ULM, Prof Dr H Sutarto Hadi dan Rektor UIN Banjarmasin, Prof Dr H Mujiburrahman.
Dukungan 2 rektor universitas kenamaan Kalsel ini, berupa penandatanganan surat dukungan dan pembuatan video pendek mempromosikan kepada masyarakat agar gemar membaca dimanapun.
Keduanya berharap, sinegritas antara kampus dengan Dispersip Kalsel selalu terjaga. Sehingga dapat meningkatkan literasi di kalangan mahasiswa khususnya.
Sedang Kadspersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie, bersyukur program yang digagas mendapat perhatian dan dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, dalam proper PKN II ini berhasil mendapatkan dukungan 2 rektor dan 10 bupati, walikota se Kalsel serta Pj Gubernur. Bahkan tak disangka, Menko PMK juga,” tutur Bunda Nunung, sapaan akrabnya melalui pesan singkat.
Menurutnya, walau Kalsel telah berhasil menyabet Indeks Pembangunan Literasi (IPL) tertinggi se-Indonesia, peningakatan kegemaran membaca harus dilakukan secara bersama-sama dan secara terus menerus. Tentunya dimulai dari stakeholder sebagai contoh bagi masyarakat.
“Semoga Proper SMS Dara Mengaca ini bisa menjadi barometer untuk dicontoh seluruh Kepala Dinas Perpustakaan se Indonesia agar peningkatan minat baca dilakukan secara bersama-sama dengan simultan dan parsial dengan stakeholder yang ada di daerah masing-masing,” harapnya. (oie/foto: ist)