JAKARTA, banuapost.co.id– Setidaknya 30.625 warga terpapar yang diketahui dari hasil pemeriksaan 210.815 spesimen corona sepanjang Rabu (11/8). Dengan tambahan tersebut, Covid-19 di Indonesia totalnya menjadi 3.749.446 orang. 426.170 pasien di antaranya masih dirawat.
Melansir data laman covid19.go.id, hari ini kesembuhan bertambah 39.931 pasien. Sehingga secara keseluruhan jadi 3.211.078 orang.
Khabar tidak menggembirakannya, di hari yang sama ini dilaporkan sebanyak 1.579 pasien meninggal dunia. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu jadi 112.198 kasus.
Sementara untuk suspek atau cikal bakal kasus baru, pemerintah masih memantau terhadap 286.417 orang tersebar di 510 kabupten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Selasa (10/8), tercatat total 3.718.821 kasus positif virus corona. 3.171.147 pasien di antaranya sembuh, 110.619 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 30.625 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi: Jawa Tengah: 4.980, Jawa Barat: 3.174, Jawa Timur: 2.885, DKI Jakarta: 1.957, Kalimantan Timur: 1.843, DI Yogyakarta: 1.510, Sumatera Utara: 1.472, Bali: 1.270, Riau: 1.174, Sulawesi Selatan: 1.027 kasus.
Kemudian: Sulawesi Tengah: 915, Nusa Tenggara TImur: 867, Kalimantan Selatan: 687, Banten: 675, Sumatera Barat: 630, Sumatera Selatan: 551, Kalimantan Utara: 536, Bangka Belitung: 502, Jambi: 457, Lampung: 430 kasus.
Disusul: Kalimantan Barat: 386, Aceh: 385, Papua Barat: 341, Kalimantan Tengah: 320, Sulawesi Utara: 281, Kepulauan Riau: 275, Nusa Tenggara Barat: 227, Sulawesi Barat: 220, Bengkulu: 206, Papua: 175 , Gorontalo: 99, Sulawesi Tenggara: 90, Maluku: 42, Maluku Utara: 36 kasus.

Dengan terus jatuhnya korban akibat paparan Covid-19, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban, hingga meninggal dunia. (yb/ilust: ist)