BANJARMASIN, banuapost.co.id– Mengawali kunjungan kerjanya ke Kalsel sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, temui gubernur beserta jajaran.
Dilaksanakan di Gedung Mahligai Pancasila, pertemuan ini bertujuan untuk menjalin kolaborasi antara Kemenparekraf dengan para kepala daerah di Kalimantan Selatan dalam upaya mengembangkan potensi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Selama ini Kalimantan Selatan dikenal dengan sumber daya alam dan daya tarik wisata yang luar biasa dengan produk ekonomi kreatif yang beraneka ragam. Ini adalah simbol kebangkitan ekonomi nasional,” kata Sandiaga di depan awak media, Rabu (1/9) malam.
Menurut Sandiaga, Kemenparekraf akan bekerja sama dengan pemerintah daerah Kalsel mengembangkan potensi-potensi wisata dan ekonomi kreatif yang ada. Sehingga sektor parekraf dapat bangkit dari pandemi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.
“Kepulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalsel menjadi simbol kebangkitan ekonomi nasional untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini akan menjadi lokomotif (perekonomian) disini selain SDA yang selama ini telah menjadi lokomotif,” tutur Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
Salah satu upaya pengembangan sektor parekraf di Kalsel, lanjut Sandiaga, yaitu mengembangkan wisata religi makam Guru Sekumpul atau KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari di Kabupaten Banjar. Diketahui, obyek wisata ini berhasil menggaet sekitar tiga hingga lima juta kunjungan wisatawan setiap tahunnya.
“Jadi ini harus kita kembangkan dari segi length of stay (lama kunjungan) dan kualitas kunjungannya melalui belanja produk-produk ekonomi kreatif. Ini akan membangkitkan produk-produk ekonomi kreatif disini,” katanya
Sementara Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, menyambut baik kedatangan Menparekraf Sandiaga ke Bumi Lambung Mangkurat. Ia berharap dapat bersinergi dengan Kemenparekraf untuk membangkitkan sektor parekraf di Kalimantan Selatan.
“Kehadiran Pak Menteri diharapkan menjadi kebangkitan bagi pariwisata Kalsel,” ujar Sahbirin.
Acara ini juga dihadiri Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjend TNI Ario Prawiseso; Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina; Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK; serta para kepala daerah kabupaten/kota. (oie/foto: ist)