BARABAI, banuapost.co.id– Salah satu sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 di teritorial Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST), pembuatan dua jembatan akses ke lahan pertanian. Progresnya sudah 65 persen.
Kedua jembatan itu masing-masing memiliki panjang 8 meter dan kelebaran 3,5 meter. Pengerjaan salah satu jembatan yang lokasinya berada di titik perbaikan mutu jalan sepanjang 1.725 meter, berada di Desa Rantau Keminting, Kecamatan Labuan Amas Utara.
Menurut Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK), Kapten Inf Lilis Sutanti, pembuatan jembatan dilatarbelakangi adanya keluhan warga yang merasa kesulitan untuk pergi ke kebun dengan menggunakan kendaraan roda dua. Apalagi roda empat, sehingga sehari-harinya mereka hanya bisa berjalan kaki.
“Ini karena jembatan sudah dimakan usia, sehingga sudah banyak yang keropos. Jadi warga agak takut melintas jembatan menggunakan kendaraan,” jelasnya, Sabtu (25/9).
Setelah dilaksanakan pembuatan jembatan, lanjut Kapten Lilis, diharapkan nantinya masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Karena jembatan menjadi akses untuk membantu warga membawa pupuk maupun hasil panen.
“Saat ini pembuatan jembatan masih dilakukan pengerjaan secara maksimal, sekaligus menyelesaikan asaran dari program TMMD ke-112,” katanya. (ril/foto: ist)