BANJARMASIN– Pemuda Kuin Utara, JF (19), dibekuk warga karena kedapatan hendak menggasak celengan di salah satu masjid di Jl A Yani Km1, Sungai Baru, Banjarmasin Tengah, Rabu (14/11) sore.
Meski gagal beraksi, pemuda yang tidak tamat SD ini tetap digiring ke Mapolsek Banjarmasin Tengah. Pasalnya, pelaku merupakan orang yang diburu polisi karena mencuri celengan di Masjid As Syuhada, Jl Skip Lama, Banjarmasin Tengah, pada Rabu (31/10) lalu.
Di masjid tersebut, dari hasil rekaman CCTV, pelaku mencongkel sejumlah celengan hingga berhasil menggasak uang Rp 3 juta.
Hasil rekaman CCTV, membuat pelaku tak bisa berkutik dan akhirnya mengakui perbuatannya. Namun uang Rp 3 juta yang digasak, sudah habis dibelanjakan untuk keperluan sehari-hari.
Pelaku juga mengakui telah mencuri di sejumlah masjid yang ada di Kota Banjarmasin. “Kadang dapat Rp 50 ribu. Kadang sampai ratusan ribu. Paling banyak yang Rp 3 juta itu,” kata JF yang mengaku nyolong karena tidak punya pekerjaan.
Tiap kali beraksi, JF mengaku berpura-pura berisitirahat atau tidur di teras masjid. Saat suasana masjid sepi, barulah beraksi. Aksi dilakukan setiap ada kesempatan. Bisa di siang hari, sore bahkan di tengah malam.
Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Sigit Prihanto, melalui Panit II Reskrimnya, Ipda Idham Hari Sasongko, Kamis (15/11) sore, tak menampik menahan spesialis celengan masjid itu.
Meski sudah mengaku beraksi di sejumlah masjid. Namun, polisi baru menerima laporan dari satu pegelola masjid.
“Oleh sebab itu kasusnya masih kita kembangkan, karena baru satu pengelola masjid yang lapor. Padahal sebagaimana pengakuan, banyak lagi masjid yang isi celengannya dicuri pelaku,” kata Idham. (emy/foto: iman)