PELAIHARI, banuapost.co.id– Sekolah Sepakbola UPP Kintap, Kabupaten Tanah Laut, ke final Piala Soeratin U-15 Asosiasi Provinsi PSSI Kalsel setelah pada pertandingan terakhir Grup E, Ahad (23/1), mengalahkan Kingkong Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu 1-0 di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari.
Kemenangan tipis itu membuat SSB UPP Kintap menjadi juara Grup E dan akan bertemu dengan Peseban Banjarmasin yang pada pertandingan Grup D berhasil menyingkirkan Persemar Martapura dan Binuang Muda.
Pengawas Pertandingan, Abdul Rasyid, membenarkan babak final SSB UPP Kintap akan bertemu dengan Peseban Banjarmasin. Namun jadwal babak finalnya masih menunggu Asprov PSSI Kalsel.
Pada pertandingan menghadapi Kingkong Pagatan, SSB UPP Kintap sebenarnya hanya butuh seri untuk lolos ke final, karena memiliki keunggulan menang satu kali. Sedang lawannya, harus menang selisih tiga gol untuk dapat lolos. Sebab pada pertandingan sebelumnya, Kingkong Pagatan ditahan imbang Fosbal Balangan.
Kijang Muda Jamuk, julukan SSB UPP Kintap, tetap mengandalkan ujung tombaknya, Arjuna Aldillah Priambodho, yang dijadikan starter sejak babak penyisihan. Namun sampai peluit panjang babak pertama, kedudukan masih 0-0.
Memasuki babak kedua, Kingkong terus berusaha menjebol gawang SSB UPP Kintap. Beberapa kali tekanan mereka berhasil merepotkan barisan pertahanan trio pelatih Taufik, Yossi dan Yusuf ini. Bahkan satu tendangan keras ke arah gawang, memaksa kiper SSB UPP Kintap berjibaku menyelamatkanya.
Mendapat serangan dari lawan, pemain-pemain SSB UPP Kintap tersengat untuk melakukan serangan balasan. Beberapa kali peluang gagal dikonversi jadi gol, termasuk karena terperangkap offside.
Pada menit ke-44 SSB UPP Kintap yang dimanajeri Yudi Yusuf Gobel ini, akhirnya mampu membobol gawang Kingkong Pagatan.
Lagi-lagi ujung tombak SSB UPP Kintap, Arjuna Aldillah Priambodho, menjadi pembeda dengan kemampuannya mengelabui pemain belakang lawan sebelum melesakan bola ke gawang. Gol ini merupakan ke-9 pemain berusia 15 tahun itu sepanjang kompetisi PIala Soeratin U-15.
Kedudukan 1-0 untuk SSB UPP Kintap bertahan sampai peluit babak kedua berakhir. Wasit Bambang Supriyanto yang memimpin pertandingan, mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Kingkong Pagatan.
Pelatih SSB UPP Kintap, Taufik Hendra Rizali, mengaku senang dengan apa yang dicapai tim asuhannya. Keberhasilan diharapkan menambah kepercayaan diri untuk menghadapi laga berikutnya.
“Dengan hasil ini kami semakin optimis dapat berbuat lebih jauh di kejuaraan ini,” kata Taufik seusai pertandingan.
Sementara Yudi Yusuf Gobel, manajer SSB UPP Kintap, mengaku masih ada kekurangan yang harus dibenahi anak asuhnya itu sebelum berlaga di final.
“Ada sedikit kekurangan yang harus diperbaiki, dan berharap anak-anak akan bermain lebih bagus lagi di partai final nanti,” katanya.
SSB UPP KIntap berada di bawah binaan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kintap, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, berdiri pada 2019. SSB ini juga mendapat dukungan dari Asosiasi Terminal Khusus Kintap. (zkl/foto: ist)