BAJUIN, banuapost.co.id– Pemkab Tanah Laut (Tala) bertanggungjawab atas kesehatan masyarakatnya terhadap Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada suntikan vaksinasi Covid-19.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Tala, H Sukamta, saat mengikuti rangkaian kegiatan Manunggal Tuntung Pandang (MTP) di Desa Tebing Siring, Kecamatan Bajuin, Jumat (11/3).
“Pemerintah bertanggungjawab apabila memang setelah vaksinasi kemudian sakit. Silahkan bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Boejasin atau pelayanan kesehatan milik Pemkab Tala, nanti akan dirawat dan gratis, biaya perawatannya ditanggung pemerintah,” tandas Sukamta.
Vaksinasi, lanjut Kamta, sapaan familarnya, berguna untuk mencegah terjadinya gejala berat yang dialami seseorang yang terinfeksi Covid-19.
Terlebih lagi dalam satu bulan terakhir, ada sembilan kasus meninggal karena Covid-19. Enam di antaranya belum mengikuti vaksinasi sama sekali. Dua belum menerima vaksin lengkap dan satu orang karena adanya komorbid (penyakit bawaan).
“Karena itu kami mengharapkan kepada para orang tua, untuk membawa anaknya mengikuti vaksinasi. Apabila masih banyak yang belum vaksinasi, maka akan ada kemungkinan kemunculan varian baru dari Covid-19,” jelas bupati.
Pada pembukaan kegiatan MTP Desa Tebing Siring ini, menampilkan beberapa kesenian. Di antaranya Tari Assalamualaikum oleh TK Nurul Huda, Tari Titik Lalan oleh UPTD SMPN 3 Bajuin, dan Kuda Lumping oleh Pemuda Tebing Siring Khudo Kirono.
Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan kepada masyarakat Desa Tebing Siring secara simbolis 550 batang bibit yang terdiri dari Mahoni 400 batang, Nangka 100 batang dan Jengkol 50 batang. Selain itu juga diserahkan 2.000 bibit ikan jelawat dan 20 paket sembako.
Hadir, Sekda H Dahnial Kifli, Ketua TP PKK Hj Nurul Hikmah Sukamta, Wakil Ketua I TP PKK Yati Octoviana Abdi Rahman, Camat Bajuin H Sahriyanur dan pejabat n SKPD lingkup Pemkab Tala. (ril/foto: diskominfo)