BANJARMASIN– Lebih dari sepekan pasca menjadi korban penyiraman air keras, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalsel, Asep Syarifuddin, hingga Kamis (29/11) pagi, masih dirawat di RS Suaka Insan, Selain masih nampak lemah, wajahnya pun penuh balutan perban. Begitu pula kedua lengannya.
Menurut Kakanwil Kemenkumham Kalsel, Ferdinand Siagian, yang datang menjenguk, korban sudah relatif stabil. Namun masih harus menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut.
“Beliau sudah tiga kali dioperasi. Menurut pihak rumah sakit, masih harus rawat inap,” kata Ferdinand.
Ferdinand menjelaskan, untuk bagian wajah, korban mengalami luka bakar hampir keseluruhan. Kecuali kedua mata karena saat penyiraman terlindung kaca mata yang digunakan. Luka lainnya di kedua lengan dan bahunya.
Terkait pengungkapan kasus penyiraman air keras ini, Ferdinand menegaskan, menyerahkan sepenuhnya kepada polisi.
“Meski demikian, kita berharap kasusnya segera diungkap dan pelakunya cepat ditangkap,” imbuh Ferdinand yang mengaku enggan berandai – andai untuk motif dari kasus ini.
Sementara Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP M Ri’fai, yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan, polisi sudah membentuk tim gabungan terdiri dari Resmob Ditreskrimum Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin.
“Sejauh ini, sudah mengarah ke satu orang yang kita curigai. Tapi untuk identitasnya, kami belum bisa ungkapkan. Tim gabungan masih bekerja untuk mengungkap kasus ini,” kata M Ri’fai. (emy/ffoto: eny yunus)