BIRMINGHAM, banuapost.co.id– Kinclong sebagai pemain, ternyata bukan jaminan bagi Steven George Gerard saat memulai karir kepelatihannya. Mantan gelandang tim nasional Inggris dan Liverpool itu, Jumat (21/10) resmi dipecat dari kursi pelatih Aston Villa setelah Villa menderita kekalahan 0-3 dari tuan rumah Fulham.
Hasil buruk di Stadion Craven Cottage, kandang Fulham ini merupakan kekalahan ke-6 The Villans sepanjang musim kompetisi 2021/2022. Klub asal kota Birmingham itu, saat ini berada di peringkat ke-17 dengan 11 poin dari hasil 3 kali menang dan dua kali imbang.
Steven Gerard yang mendapat gelar Members of the Order of the British Empire (MBE) dari kerajaan Inggris tahun 2007, melakoni karir pelatih pada 2018 dengan melatih Klub Glasgow Rangers, selepas memperkuat Liverpool sepanjang 1997 – 2015 dan LA Galaxy 2015-2016.
Tahun 2021 ia dipercaya menangani Aston Villa pada 11 November 2021 atau nyaris setahun lalu. The Blue Army (julukan lain Villa) , tertarik menggandeng pemain yang mencetak 186 gol dari 509 laga bersama liverpool, karena sukses membawa Rangers menjuarai Liga Skotlandia.
Pada awalnya satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol di Final Piala FA, Final Piala Liga, Final Piala UEFA dan Final Liga Champions itu, mampu membuat pengurus klub senang. Namun pada paruh kedua performa Villans terus merosot. Dari 40 laga yang dimainkan hanya 13 menang, 19 kali kalah dan delapan kali imbang.
Kabarnya klub yang berdiri sejak 21 November 1874 mengincar pelatih asal Argentina, Mauricio Pochettino yang mantan pelatih PSG dan Unai Emery pelatih asal Spanyol yang saat ini masih menangani Villareal untuk menggantikan posisi Steven George Gerard. (zkl/foto: dok).