LONDON, banuapost.co.id– Chelsea dan Manchester United menyudahi lanjutan kompetisi Liga Primer Inggris dengan imbang 1-1 di Stadion Stanford Bridge Minggu (23/10) dini hari. Sementara Liverpool dipermalukan juru kunci Notthingham Forest 0-1 di Stadion City Ground Sabtu (22/10).
Pada pertandingan lainnya, Manchester City menang atas tamunya, Brighton, dengan skor 3-1. Sedang Everton menggasak tamunya, Crystal Palace, 3-0 di Godison Park.
Hasil ini membuat kedudukan 5 besar klasemen sementara Liga Inggris tidak berubah. Arsenal tetap memimpin dengan 27 poin, Manchester City di tempat kedua, 26 poin. Tottenham Hostspur di peringkat ketiga, 23 poin. Chelsea mengantongi 21 poin di peringkat keempat dan MU menempati posisi ke-5 dengan 20 poin.
Liverpool tertahan di peringkat ke-7 dengan 16 poin setelah dikalahkan Hamster 0-1. Hasil ini membuat The Hamster beranjak dari posisi juru kunci. Nottingham Forest mengantongi nilai 9 dari 12 kali main, Leicester nilai 8 poin dari 11 kali main.
Pertarungan peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris berlangsung sengit. Meski bermain di kandang lawan, MU berhasil mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola 53 persen.
Tim asuhan Erik Ten Hag mampu melepaskan tembakan 13 kali dibandingkan tuan rumah yang hanya 6 kali. Dari 13 tendangan tersebut, 6 di antaranya tepat sasaran. Sedang The Blues hanya mampu melepaskan 2 tembakan tepat ke gawang dari 6 percobaan.
The Blues membobol gawang The Red Devils lebih dahulu pada menit ke-84 melalui gol penalti Jorginho. Wasit menunjuk titik putih setelah Scott Mc Tominay menjatuhkan Armando Broja.
Tim tamu luput dari kekalahan setelah pemain asal Brasil, Casemiro, berhasil membuat gol balasan saat perpanjangan waktu berlangsung 4 menit. Casemiro berhasil menkonversi umpan Luke Shaw dengan kepalanya.
Di Stadion City Ground kandang Notthingham Forest tim asuhan Jurgen Klopp terpaksa harus menundukkan kepala saat meninggalkan stadion setelah dibekap tuan rumah dengan skor tipis 1-0.
Taiwo Owoniyi berhasil membobol gawang Liverpool untuk memberi keunggulan satu gol untuk Forest di awal babak kedua. Pada prosesnya gol itu menjadi penentu kemenangan Nottingham Forest.
Kekalahan yang menyakitkan bagi The Reds, mengingat sepanjang pertandingan mereka mampu mengurung pertahanan Forest dengan penguasaan bola 76 persen berbanding 24 persen.
Gencarnya serbuan tim asuhan pelatih asal Jerman itu, juga terlihat dari banyaknya tendangan penjuru yang didapat The Reds. Sepanjang pertandingan, The Reds mendapat 11 tendangan sudut. Sementara tuan rumah, 2 kali. (zkl/foto: ist)