PELAIHARI, banuapost.co.id– Truk bermuatan 6 meter kubik batu gunung terbalik di ruas Trans Kalimantan, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (30/10), akibat bagian tengahnya diseruduk Fortuner yang datang dari arah Banjarmasin.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian mengakibatkan kemacetan cukup parah, baik dari arah Banjarmasin ke Pelaihari atau sebaliknya. Sementara truk, rusak pada tangki BBM-nya. Sedang fortuner, selain masuk parit, juga rusak pada samping kanan bagian depan.
Tabrakan itu diperkirakan terjadi pukul 16:00 Wita saat truk DA 8216 LE bermuatan batu gunung berpapasan dengan Fortuner DA 1316 ZA di kawasan Desa Ambungan atau sekitar 12 kilometer dari Kota Pelaihari.
Diduga sopir Fortuner mengantuk. Karena menurut sopir truk, sebelum terjadi tabrakan melihat Fortuner dengan kecepatan tinggi melewati marka jalan atau agak ke kanan jalan sebelum terjadi benturan.
“Saya sempat melihat mobil putih itu melaju dengan kencang dari arah Banjarmasin sampai melewati marka jalan,” kata Purwit Dody, sopir truk yang membawa batu gunung.
“Saat tabarakan terjadi, truk saya bermuatan 6 kubik batu gunung dari kawasan bekatung menuju Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang,” lanjut Wiwid, sapaan akrabnya.
Akibat tabrakan, lalulintas di ruas Trans-Kalimantan baik dari arah Pelaihari maupun dari arah Banjarmasin, mengalami kemacetan parah.
Berdasarkan informasi warga yang melintas, untuk dari arah Banjarmasin antrian mobil sampai kawasan Gunung Kayangan. Sedang dari arah Pelaihari sudah sampai Kelurahan Pabahanan atau 12 kilometer dari titik kejadian.
Kemacetan dari arah kota Pelaihari diperarah dengan arus balik pengunjung obyek wisata yang ada di Kabupaten Tanah Laut. Antrian didominasi mobil pribadi dan bus-bus wisata. (zkl/foto: ist)