JEJANGKIT– Tidak kurang dari 600 paunjunan turut berpartisipsi dalam Lomba Mancing Nasional yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel di Desa Muara Jejangkit, Barito Kuala, Sabtu (15/12) pagi.
Menurut Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Yuyu Rahmad Mulyana, tujuan lomba untuk menggalakkan sport fishing atau olahraga memancing yang kini semakin eksis.
Di antara 600 peserta yang terdaftar, tak hanya pemancing Kalsel. Tapi para pemancing daerah lain pun juga ikut serta dalam ajang lomba tingkat nasional ini.
Dalam lomba ini, kata Yuyu, ada sejumlah kategori yang dipertandingkan. Yaitu pakaian terunik, paling pertama mendapatkan ikan serta paling banyak dapat ikan.
“Selain mendapat tropy Paman Birin, lomba ini juga berhadiah uang pembinaan Rp100 juta,” jelas Yuyu.
Karena jumlah peserta yang membeludak, sambung Yuyu, area pemancingan dibagi dalam enam sektor dan setiap sektor diisi 115 pemancing.
“Jadi nantiny, ada juara setiap sektor yang berhak melanjutkan ke babak selanjutnya hingga ke final menyisakan 20 orang pemancing,” katanya.
Peserta juga bebas menggunakan umpan dan piranti pancing. Namun kalau kedapatan curang menggunakan peralatan yang dilarang, maka akan langsung didiskualifikasi.
Pemenang pertama lomba ini diraih Kusumawandi dari Barito Kuala dengan nomor peserta 0141 kategori ikan paling banyak. Sedang juara kedua Johan dari Banjarmasin, kategori berat ikan 0,065 gram dengan jumlah ikan 1 ekor. Juara ketiga Erpanja dari Barito Kuala, kategori berat ikan 0.060 gram dengan jumlah ikan 5 ekor. (end/foto: hum)