PELAIHARI– Seperti belajar dengan ‘gagalnya’ pengelolaan atas kolam renang Tirta Kenangan, salah satu objek wisata di Kota Pelaihari, Bupati Tala, H Sukamta, berjanji tidak akan terulang lagi.
Bahkan saat disinggung mengenai siapa yang nanti mengelola kolam renang tersebut, bupati dengan tegas menjawab, pengelolaan akan dilakukan pemerintah daerah.
“Karena nanti hasil dari kolam renang bisa langsung masuk ke kas daerah,” tegas orang nomor satu di Pemkab Tala di sela peninjauannya ke kolam renang yang pernah menjadi idola masyarakat Pelaihari itu, Kamis (20/12).
Menurut Sukamta, jika dikelola pihak ketiga maka kolam renang kemungkinan tidak terawat. Karena pihak ketiga hanya fokus mencari keuntungan.
Jika kolam renang sudah bisa difungsikan lagi untuk masyarakat, maka Pemkab Tala akan kembali lapor ke Polres setempat, khususnya jika permasalahan yang ada sudah selesai.
“Kami usahakan kolam renang berfungsi dulu, dan pada 2020 nanti semuanya sudah lengkap, termasuk izinnya,” ujar bupati.
Kalau kolam renang sudah bisa difungsikan, sambung bupati, tentunya dapat digunakan untuk latihan atlet, TNI, Polri serta masyarakat. Namun akan dilakukan pengawasan yang cukup ketat. (zkl/foto: hum)