PELAIHARI, Banuapost.co.id- Kapolres Tanah Laut (Tala), AKBP Muhammad Junaeddy Johnny mengingatkan ke jajarannya untuk tidak main-main dengan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba), hal ini disampaikan Kapolres, Minggu (31/12/2023) saat berlangsungnya press release dengan awak media di salah satu café di Kota Pelaihari.
Menurut Kapolres, berdasarkan data yang masuk dari Satres Narkoba Polres Tala sepanjang 2023 ini kasus narkoba mencapai 117 kasus, turun 23 kasus dibandingkan tahun 2022 yang tercatat 140 kasus.
Meski pun terjadi penurunan, namun kasus penyalahgunaan narkoba masih paling menonjol dibandingkan kasus-kasus lainnya di wilayah hukum Polres Tala. Dari 239 kasus yang ditangani Polres Tala 117 d iantaranya kasus narkoba.
Penyelesaian kasus narkoba tahun 2023 mengalami peningkatan mencapai 268 kasus, termasuk 66 kasus yang tersisa tahun 2022. Jika tahun 2022 penyelesaian hanya 75 persen, tahun 2023 mencapai 112 persen.
Kapolres menaruh atensi terhadap kasus narkoba yang setiap tahun lebih dari 100 kasus, Kapolres mengingatkan anggotanya untuk tidak main-main dengan narkoba, karena menurut Kapolres, narkoba sangat berbahaya bagi masyarakat, termasuk lingkungan kita sendiri.
“Saya tidak akan main-main dengan narkoba, tidak ada istilah 86 dan lain sebagainya,” kata Kapolres dihadapan awak media yang hadir dalam press release akhir tahun Polres Tala itu.
apolres yang pernah bertugas di Poso, Sulawesi Tengah, mengaku sejak nomor hpnya dibagikan kepada masyarakat, ia banyak mendapat laporan tentang narkoba.
“Baru satu hari setelah nomor saya diberikan kepada masyarakat, sudah banyak yang masuk dan melaporkan masalah peredaran narkoba,” terang Kapolres.
Kasus lain, seperti pencurian dengan pemberatan (curat) 26 kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 14 kasus, pencabulan 11 kasus, penggelapan dan Senjata tajam masing-masing 10 kasus.
Sementara itu kecelakaan lalulintas sepanjang 2023 terjadi 88 kasus dengan korban meninggal dunia 62 orang, jumlah korban meninggal ini lebih tinggi dari tahun 2022 sebanyak 50 orang.Kerugian materil akibat lakalantas ini mencapai Rp321 juta.
Press release akhir tahun dihadiri 13 Wartawan yang bernaung di bawah Persatuan Wartawan Indonesia cabang Tanah Laut dan satu wartawan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Kalsel.
Sementara dari jajaran Polres Tala, selain Kapolres AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, hadir juga Wakapolres Muhammad Irfan, Kabag Ops Kompol, Abdul Fatah, Kasat Reskrim, Iptu Satria Madangkara Syarifuddin, Kasat Lantas, Iptu Ananda Mustika Adya, Kasat Samapta, AKP Winarto serta Perwira Pertama lainnya.
Kasatres Narkoba, Iptu May Felly Manurung, berhalangan hadir karena menjalankan ibadah dan diwakilkan pada Kaur Bin Ops. (zkl/foto: ist)