PELAIHARI, Banuapost.co.id- Peusahaan air minum PT AM Berkah Banua Tanah Laut, belum mampu memenuhi target pemasangan sambungan rumah (SR) gratis yang dicanangkan pemerintah, Saat ini dari 2000 SR yang ditargetkan baru sekitar 900 yang sudah terpenuhi.
Padahal untuk pemasangan SR gratis ini sudah dilakukan sosialisasi oleh PT AM Berkah Banua sampai kepada kepala desa.
Hal ini diungkapkan Direktur PT AM Berkah Banua, Rudi Syahrinsyah, saat dikonfirmasi Senin (5/2).
Menurut Direktur PT AM Berkah Banua pihaknya sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Bumi Makmur dan Kecamatan Pelaihari dan sudah berlangsung sejak Desember 2023.
Kendala di lapangan, menurut Rudi Syahrinsyah, masih nyamannya sebagian besar masyarakat Tala menggunakan air sumur gali maupun sumur bor, sehingga mereka kurang berminat menggunakan air dari PT AM Berkah Banua.
Target pemerintah pusat untuk Tala mendapat 2.000 SR gratis, namun hanya tercapai 500 SR di Kecamatan Pelaihari dan 400 SR di Kecamatan Bumi Makmur.
Untuk Pelaihari meliputi kawasan Angsau dan sekitarnya tidak termasuk Bajuin dan Desa Atu-Atu. Sedang di 1.000 SR untuk Kecamatan Bumi Makmur.
“Di Kecamatan Bumi Makmur sebelumnya dilaporkan ada 1.000 peminat SR gratis, namun berkurang jadi sekitar 400 SR gratis,” kata Rudi Syahrinsyah.
Sedang di Pelaihari dari 1.000 target SR gratis hanya didapat 500 SR gratis yang menggunakan dana APBN. Padahal untuk pemasangan SR saat ini tarifnya sekitarRp1,5 Juta sampai Rp2 juta.
Pemerintah pusat menargetkan penambahan jaringan air bersih pada 2019-2024 sebanyak 10 juta sambungan baru, berdasarkan data dari Bappenas hingga tahun 2023 baru tercapai 3 juta dari target 10 juta SR baru.
Karena target tidak terpenuhi Presiden RI Joko Widodo mengeluarkan instruksi terkait percepatan dan melibatkan PDAM di negeri ini yang masuk kategori idle capacity. (zkl/foto: ist)