\BANJARMASIN, banuapost.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) menggelar Rapat Koordinasi di ruang Banjarmasin Command Center (BCC) Balaikota setempat pada Selasa (13/2).
Rapat koordinasi itu dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Banjarmasin Windiasti Kartika, ST, MT dan turut menghadirkan Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Provinsi Kal-Sel, Ahmad Dadang Sugian Noor, serta pihak terkait lainnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk menindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani Mei 2023 lalu oleh Diskominfo di 3 daerah tersebut, yakni Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.
Lantas, Kadiskominfotik Banjarmasin, Windi menjelaskan rapat koordinasi ini berfokus pada tindaklanjut PKS yang menitikberatkan pada bidang infrastruktur, khususnya telekomunikasi dan teknologi informasi (IT).
Alhasil, diskusi pun melibatkan ketiga daerah terkait guna mencari solusi kerjasama yang tepat terkait infrastruktur yang dapat diimplementasikan.
Pihak Pemko Banjarmasin berupaya menyatukan infrastruktur dengan program ‘One Bandwidth’, yang bertujuan untuk membangun infranet di seluruh SKPD provinsi yang tersebar di tiga kabupaten/kota tersebut.
“Rencana ini juga melibatkan pembangunan jaringan expo untuk mendukung penyatuan infrastruktur,” ujar Windiasti Kartika.
Lebih lanjut, Windi menyampaikan rencana ini merupakan tahap awal, dimana provinsi akan mengintegrasikan tiga layanan yang dikelola oleh Diskominfo di tiga kabupaten/kota ini.
“13 kabupaten maupun kota di Provinsi Kalimantan Selatan akan terkoneksi dengan intranet dan jaringan fiber optik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Ahmad Dadang Sugian Noor, juga menambahkan kegiatan ini juga mencakup koordinasi dalam memperkuat struktur di tiga daerah tersebut.
“Selain itu, terdapat fokus pada infrastruktur di Kabupaten Banjar, dengan membangun intranet untuk terhubung secara interaktif dengan program one bandwidth yang direncanakan akan dimulai pada 1 April mendatang,” bebernya.
Dadang pun menegaskan perkantoran tidak hanya berpusat di Banjarbaru, melainkan juga di Banjarmasin, dan kedepannya akan melibatkan Kabupaten Banjar. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kelancaran komunikasi serta berbagi data di seluruh kabupaten/kota yang terlibat.
“Program ini diharapkan dapat terkoneksi secara interaktif dengan seluruh daerah di Bumi Lambung Mangkurat untuk mendukung perkembangan infrastruktur dan konektivitas di tingkat provinsi,” pungkas Dadang. (ril/foto: ist)