PELAIHARI, Banuapost.co.id- Seorang anak di Kabupaten Tanah Laut (Tala) meregang nyawa saat diantar ibunya menuju tempat mengaji, Kamis (3/10), motor yang bawa ibunya bertabrakan dengan truk bermuatan tandan buah segar (TBS) sawit di ruas jalan Ahmad Yani.
Musibah tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 Wita di kawasan RT 05 Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari atau tapat di depan pertigaan Jalan Telekom dengan Jalan Ahmad Yani.
Korban tewas pada peristiwa itu, Muhammad Hubbilah Saufi (11) akibat mengalami luka parah dibagian kepala. Anak yang ingin diantar ibunya ke sekolah Quran itu meregang nyawa di tempat kejadian.
Hamlah, warga RT 02 RW 001 Desa Ujung Batu, Kecamatan Pelaihari, seperti biasa mengantar anaknya ke sekolah Quran di Kompleks Wengga dengan motor scoopy nomor polisi DA 6989 BBI, Hamlah mengantar anaknya, ketika sampai di pertigaan atau gerbang Jalan Telekom Hamlah langsung memacu motornya menyeberang.
Ia tidak sadar dari arah Banjarmasin menuju pelaihari sebuah truk nomor polisi B 9276 BDA meluncur. Sopir truk melihat ada yang langsung menyebarang, sempat membunyikan klakson dan menginjak rem.
Truk berwarna kuning berisi TBS sawit itu tidak dapat berhenti, hingga terjadilah benturan dengan motor yang dikendari Hamlah bersama anaknya.
Ibu dan anak jatuh ke aspal, Saufi yang dibonceng ibunya mengalami luka parah di bagian kepala dan menghembuskan nafas di tempat kejadian, sementara ibunya segera dilarikan ke IGD RSUD Hadji Boejasin.
Setelah sang ibu dievakuasi ke IGD RSUD Hadji Boejasin, dua unit mobil relawan PSC 911 Tala dan Tala Jaya segera mengevakuasi jasad Saufi ke kamar jenazah RSUD Hadji Boejasin.
Sementara, Aldo Anggara Saputra, sopir truk bermuatan TBS masih berada di lokasi kejadian sambil memberikan keterangan pada petugas Satlantas Polres Tala yang sedang melakukan olah tempat kejadian.
Menurut Aldo ia sudah mebunyikan klakson sebelum melintas pertigaan Jalan Telekom dan Jalan Ahmad Yani, namun tiba-tiba ada motor yang menyeberang mendadak hingga terjadi benturan.
“Saya sudah membunyikan klakson, dan berusaha mengerem, namun truk tetap jalan akibat beban,” kata Aldo yang masih berada di lokasi sampai petugas Satlantas membawanya ke Mapolres Tala.
Muhammad Ryan, warga yang kebetulan berada di tempat kejadian saat tabrakan terjadi, mengaku dirinya juga ingin menyeberang untuk menuju Pelaihari, saat melihat ada truk meluncur dari arah Banjarmasin.
“Saya sebenarnya juga ingin menyeberang, tapi saya urungkan karena ada truk dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari, dan ibu itu langsung menyeberang,” kata M Ryan yang rumah juga dekat dengan rumah korban di Desa Ujung Batu.
“Kalau saya juga ikut menyeberang mungkin saya kena juga,” imbuhnya.
Kasatlantas Polres Tala, Iptu Elfike Reputri, membenarkan tengah mnangani musibah kecelakaan lalulintas yang menewaskan seorang anak tersebut.
Menurut Kasatlantas, kasusnya sudah ditangani petugas lantas dan petugas juga sudah meminta keterangan beberapa saksi.
“Kasus lakalantas ini sudah kami tangani, termasuk mengamankan truk dan motor milik korban,” kata Kasatlantas. (zkl/foto : ist)