GAMBUT, banuapost.co.id– Program yang tengah dilakukan PT Adaro Indonesia dalam mendukung kelestarian lingkungan saat ini, yakni penghijauan di area jaminan reklamasi seluas 356 hektare.
“Juga area pengelolaan lingkungan seluas 300 hektare dan
areal rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 300 hektare,” jelas Section
Head Nursery & Revegetation PT Adaro Indonesia, Muhammad Arsyad.
Arsyad mengemukakan hal itu ketika memberikan kuliah umum
tentang lingkungan di Universitas Nahdatul Ulama, Banjarmasin, akhir pekan tadi.
Menggandeng Komunitas Jurnalis Pena Hijau, PT Adaro kata
Arsyad, menghijaukan Universitas NU dengan melakukan penanaman pohon ulin di
areal kampus. Jl A Yani Km 12,5 Gambut, Kabupaten Banjar.
Dipilihnya pohon ulin sebagai salah satu bibit pohon di
tanam di areal kampus NU, menurut Arsyad, karena pohon jenis ini terbilang
langka. Karenanya perlu di tanam sebagai percontohan pusat kajian studi bagi
mahasiswa yang melakukan penelitian.
Sementara Supervisor Nursery & Revegation PT Adaro
Indonesia, Arif Abidin, menjabarkan seputar hal tentang rehabilitasi lahan dan
lingkungan serta peran semua pihak mendukung program pemerintah dalam
kelestarian lingkungan seperti mengurangi sampah plastik.
Sedang menurut Ketua Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota
Planologi Universitas NU, Fian Farizal, penanaman pohon ulin di areal kampus NU
merupakan awal dari kerjasama dengan PT Adaro Indonesia dalam menghijaukan
lingkungan di areal kampus.
“Penanaman ini awal saja, nanti akan ada kelanjutan,”
ujarnya.
Kegiatan ini, lanjutnya, sebagai tindak lanjut kunjungan pihak universitas ke PT Adaro Indonesia, beberapa waktu lalu, dan pihak perusahaan berkomitmen bekerjasama di bidang pendidikan, salah satunya dengan universitas NU. (yb/ls/foto: ist)
