TANJUNG, banuapost.co.id–
Dibangunnya jalan baru oleh TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 2019 di
Kabupaten Tabalong, kian mendekatkan Desa Hayup dan Ribang II, Kecamatan Haruai.
Bahkan manfaatnya pun sangat terasa. Jika dulu harus
menempuh jarak sekitar 5 kilometer, kini hanya 1.8 km. Kalaupun mau lebih dekat
lagi, warga harus melewati jalan setapak. Selain licin jika kena guyur hujan,
juga berbatu.
Peningkatan badan jalan baru ini merupakan sasaran pokok
dalam pelaksanaan TMMD yang dilaksanakan Kodim 1008/Tanjung.
Menurut Kades Hayup, Suwito, selisih jarak antara jalan
yang baru dibuat dengan jalan sebelumnya, sekitar 3 km.
“Sebelumnya jika ingin ke Ribang II, warga harus
melewati jalan poros yang memutar,” jelasnya.
Bahkan lama tempuhnya pun, sambung Suwito,kalau lewat
jalan poros bisa sampai 30 menitan. Tapi jika lewat jalan baru, warga hanya
perlu 5 sampai 10 menit sudah sampai ke Ribang II.
Jalan tersebut tidak hanya digunakan warga untuk menuju
kampung Ribang II ataupun sebaliknya, namun juga sebagai akses warga yang
ingin ke kebun karet.
Jalan yang dulunya setapak, kini sudah lebar 8 meter dengan
panjang kurang lebih 1.84 km.
“Saya yakin, ke depan sekitar jalan TMMD tersebut akan
bisa berkembang,” katanya.
Selain harga jual tanah sekitar jalan akan tinggi,
sekitar jalan tersebut juga akan muncul perumahan-perumahan baru.
Sementara salah seorang warga Desa Hayup, Subli,
mengatakan jalan baru TMMD ini akan sangat membantu warga yang ingin membawa
hasil panen karetnya.
“Dulu kita harus ekstra hati-hati menbawa hasil
panen karet, karena yang dilewati jalan setapak,” jelasnya.
Sekarang dengan jalan baru yang hampir selesai, warga
akan lebih mudah dalam membawa hasil panen. Bahkan mobil pengepul karet pun,
sudah bisa masuk sampai ke sisi kebun.
“Dengan terbukanya jalan, warga tidak perlu
repot-repot lagi kalau memang ingin langsung menjual hasil panennya,”
imbuhnya. (her/foto: herry)
