Jalan Kaki Palangka-Martapura
Demi Guru Sekumpul
,
BANJARMASIN, banuapost.co.id– Demi kecintaannya dengan Abah Guru Sekumpul, Riduan Efendy (34), rela menempuh perjalanan dari Ibukota Kalimantan Tengah, Palangka Raya, menuju Ibukota Kabupaten Banjar, Martapura.
Sekitar 220,7 kilometer jarak dua ibukota tersebut, ditempuh warga Pasar Kahayan Km 1, Kampung Mendawai, Kelurahan Palangka, hanya dengan berjalan kaki agar dapat berhadir di haul ke-14 ulama kharismatik itu.
Dengan bekal seadanya, pemuda lajang ini memulai perjalanannya sejak
Jumat (1/3) pukul 05:30 WIB, selepas Shalat Subuh.
Untuk istirahat dalam perjalanan panjangnya, Riduan memilih
tidur di langgar, mushala atau masjid, agar bisa menunaikan shalat berjamaah.
“Baru Selasa (5/3) pagi tadi saya tiba di Handil Bakti,” ujar Riduan
ketika ditemui usai shalat dan rehat di
Masjid Jamhur, Handil Bakti.
Menurut Riduan, selama perjalannya menuju Provinsi Kalsel, setidaknya
ada dua kabupaten di Kalteng dilewati, yakni Pulang Pisau dan Kapuas.
Selanjutnya tiba di perbatasan Kalteng dan Kalsel di Anjir Muara, Kabupaten
Barito Kuala.
“Sekarang sudah hampir sampai
di Banjarmasin, karena sudah berada di perbatasan. Kebetulan saya singgah di
masjid ini, karena kaki saya bengkak persis di bagian pergelangan. Tadi, sudah
sempat diurut,” jelasnya.
Meski sudah bengkak kaki, Riduan mengaku tak patah arang, karena
masih menempuh puluhan kilometer lagi untuk sampai ke Sekumpul, Martapura.
“Semoga bisa sampai ke Sekumpul, Martapura dalam keadaan selamat dan sehat. Sehingga bisa berkumpul dengan jamaah pencinta Abah Guru Sekumpul,” kata pria kelahiran Pulang Pisau ini. (yb/asy/foto: jejakrekam)
