TANJUNG– PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) jalin kerjasama dengan SMK Tabalong dalam bidang pelatihan siswa. Siswa yang terpilih akan dilatih untuk menjadi pekerja handal berbasis mekanik dan perindustrian.
Kerjasama ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Senin, (10/12).
Menurut GM People Developmert PT. BUMA, Krisyanto Widiawan, sebagai perusahaan kontraktor di bidang pertambangan terbesar di Indonesia yang wilayah operasi kerjanya juga ada di Kalsel, MoU ini merupakan kali pertama dilakukan, khususnya dengan SMK Tabalong.
“Ini merupakan salah satu program PT BUMA yang ikut serta mencerdaskan bangsa melalui kerjasama kelas Industri,” ujarnya.
Dipilihnya SMK Tabalong, lanjut Krisyanto, karena ada jurusan yang dimiliki, sesuai dengan bidang yang akan dilatihkan.
“Atas hal itulah kenapa pilihan kami jatuh pada SMK Tabalong, karena lihat karakter disiplin murid di SMK Tabalong sangat baik,” jelasnya.
Melalui kerjasama ini, sambung Krisyanto, PT BUMA akan menjaring 30 siswa terbaik dari kelas XII untuk dilatih menjadi pekerja andal berbasis mekanik dan perindustrian.
Pelatihan ini dilakukan melalui program building character growing faster atau memberikan materi khusus industri kejuruan. Untuk tahap awal,dilakukan selama tiga tahun. Seterusnya akan di sesuaikan dengan kebutuhan industri yang ada.
Sementara Kepala SMK Tabalong, Nisful Taslim, mengatakan, 30 siswa akam mengikuti pelatihan merupakan siswa terbaik yang sudah melalui tahapan seleksi.
“Tahap awal sebanyak 65 siswa dijaring untuk mengikuti diseleksi. Dari hasil seleksi, tersisa 30 siswa,” paparnya.
Nantinya, siswa tersebut akan mendapat jatah kelas industri khusus dari BUMA tiap usai jam belajar sekolah.
Penandatanganan MoU ini turut disaksikan Pengawas SMK wilayah IV dan orangtua siswa yang terpilih sebagai peserta pelatihan. (tim/foto: ist)